
SENDAWAR- Sebanyak kurang lebih 30 Orang peserta mengikuti Pelatihan profil Kampung. Peserta terdiri dari, aparat kampung, aparat adat kampung, BPK , Ketua RT, Pelatihan yang dilaksanakan oleh Pemerintahan Kampung Srimulyo kecamatan Sekolaq Darat, Rabu (4/1) yang bertempat di gedung Serbaguna Halaman Kantor Satu Atap di Kampung Srimulyo Kecamatan Sekolaq Darat.
Pj Petinggi Kampung Srimulyo Kecamatan Sekolaq Darat, Ana Marisa mengatakan kegiatan ini berawal dari ketidakpahaman penyusunan profil kampung, maka pelatihan ini dilaksanakan. Dimana dalam penyusunan profil kampung merupakan langkah awal bagi di kampung Srimulyo kedepannya dalam mengelola kampung dengan baik melalui profil kampungnya.
Sebab, lanjutnya data-data yang diolah merupakan gambaran umum dan gambaran khusus yang ada di wilayah kampung Srimulyo. “ Tidak sekedar pelatihan saja, tetapi menjadi dasar bagi kita semua dalam menghidupkan kembali kampung kita dari data-data yang didapat menjadi pijakan dalam perencanaan, pembinaan dan pengambilan kebijakan kampung. Disini juga melibatkan Karang Taruna kampung, dimana agar dapat memudahkan dalam mengolah data yang didapat dilapangan, ujarnya.
Adapun narasumber dari Tenaga Ahli Profil Desa-Kelurahan (Prodeskel) Kalimantan Timur, Leony Christy dan juga dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Kutai Barat, Fatrisia Nenshy Rianita.
Sementara itu, Sekretaris Pemerintah Kecamatan Sekolaq Darat, Marsianus Ramiadi mengatakan sangat mendukung kegiatan pelatihan ini. Apresiasi besar kegiatan ini, sebab pesertanya juga melibatkan Karang Taruna Kampung, apalagi ini masih muda-muda, dimana dengan jiwa muda dapat memberikan semangat ke peserta lainnya, jelasnya.
“ Profil kampung bukan hal yang baru, hingga kini masih banyak yang belum dikuasai. Dimana dengan seiringnya terobosan dan perkembangan teknologi Profil kampung dikembangkan apalagi dengan system online. Untuk itu para narasumber juga dalam menyampaikan materinya dan memberikan penjelasan kepasda peserta dengan sebaik-baiknya. Seperti laporan kependudukan dan geografis kampung yang harus akurat, sesuai kenyataan dan terupdate selalu, ”imbaunya.
Selain itu, Leony Christy selaku narasumber dari Prodeskel Propinsi Kaltim menambahkan materi yang akan disampaikan yakni, data desa, potensi desa dan perkembangan desa. Kampung Srimulyo sendiri perlu patut dicontoh bagi kampung-kampung lain. Sebab, ini merupakan kampung pertama di tahun 2017 yang melaksanakan kegiatan ini. Setidaknya dapat menjadi contoh atau Pilot Project bagi kampung-kampung lainnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Suparno menambahkan kegiatan Pelatihan Profil Kampung sejauh ini belum pernah dilaksanakan khususnya kampung Srimulyo. Dengan adanya pelatihan yang telah dipersiapkan jauh –jauh hari, ini nantinya dapat bermanfaat dalam penyusunan profil kampung. “ Setelah diberikan pemahaman dan pembekalan tentang profil kampung dapat memberikan manfaat besar untuk dilaksanakan. Sejauh ini pelaksankan profil kampung khususnya kampung Srimulyo belum pernah. Berharap peserta dapat memahamai, mengerti dan bisa dilaksanakan,”harapnya. (hms 19)
