
SENDAWAR-Banyaknya tanaman karet yang sudah melebihi masa produksi yakni lebih dari 25 tahun maka perlu adanya peremajaan, mengingat Karet merupakan salah satu komoditas unggulan warga Kubar, maka harus terus dikembangkan dan direvitalisasi atau diremajakan dengan menggunakan klon-klon baru. Mengingat besarnya biaya untuk peremajaan dan sebagian besar perkebunan karet adalah milik petani, sehingga perlu adanya campur tangan pemerintah, hal ini di katakan Wakil Bupati Kubar Edyanto Arkan di sela-sela meninjau kebun karet warga di Kampung Sumber Sari Kecamatan Barong Tongkok.
Lanjut Arkan “Untuk peremajaan ini Pemkab Kubar akan membantu bibit karet kepada sekitar 1200 H di tahun 2017 dan 2018 untuk tahap pertama, untuk saat ini masih dalam tahap verifikasi kebun mana yang layak untuk menerima bantuan tersebut, peremajaan tanaman karet dilakukan di kebun-kebun karet yang pohonnya sudah tidak berproduksi dengan baik, karet yang sudah tua akan ditebang”, paparnya.
Kata Arkan “dalam proses penanaman karet nantinya untuk menambah penghasilan warga sambil menunggu karet siap berproduksi biasanya membutuhkan waktu di atas 5 tahun jadi cukup lama, saya berharap masyarakat bisa mencoba tanaman di sela-sela pohon karet dengan palawija dan sayur-sayuran, dan pemerintah akan siapkan bantuan bibitnya”, katanya.
Petinggi Sumber Sari Mulyadi menyambut baik program pemerintah Kabupaten Kubar “saya sangat mendukung akan program pemerintah untuk peremajaan tanaman karet, dan berharap bisa secepatnya terlaksana, karena ini merupakan kebijakan yang pro wong cilik dan angin segar bagi petani untuk bisa mengembangkan perekonomian masyarakat dan keluarga”.(hms36)
