
SENDAWAR,- Wakil Bupati Kutai Barat, H Edyanto Arkan, Kamis (27/7) menghadiri Penandatanganan Berita Acara Serah Terima dan Naskah Hibah Barang Milik Negara (B
MN) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Ball Room Garden Palace Hotel, Surabaya. Kegiatan tersebut dalam rangka serah terima penandatanganan barang miliki Negara di lingkungan Direktorat Jenderal Energi dan Konservasi Energi dan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) Kepada Pemerintah daerah. Hal ini diungkapkan Kepala Sub Bagian Penyiapan Perumusan Kebijakan Sumber Daya Alam pada Bagian Sumber Daya Alam Setkab Kubar, Rita Nursandy.
Ditambahkannya, Berdasarkan Surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 5662/95/SJN A/2017 tanggal 20 Juli 2017 tentang persetujuan hibah aset Barang Milik Negara (BMN) selain tanah atau bangunan pada Kementerian ESDM pada tahun anggaran 2016, berupa 120 buah Lampu LED Retrofit bagi Kabupaten Kutai Barat. Pemberian hibah tersebut ditandai dengan penandatanganan dokumen hibah antara Kementerian ESDM dengan para pemerintah kabupaten/kota penerima, di depan Dr Ir Dadan Kusdiana selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi. Bagi Kabupaten Kutai Barat, diterima langsung oleh Waki
l Bupati Kubar, H Edyanto Arkan.
“Hibah ini dilaksanakan untuk meningkatkan akses masyarakat di daerah terpencil terhadap listrik, meningkatkan kemandirian masyarakat dalam penyediaan energi, mengurangi pemakaian bahan bakar minyak melalui peningkatan pemanfaatan energi setempat, diverifikasi energi dan konservasi energi. Adapun Bantuan Lampu LED Retrofit yang diterima ini akan dipasang di Jalan Kompleks Perkantoran Kabupaten Kutai Barat dan Jalan Raya Bandara Melak, ”terangnya. Lebih lanjut ia katakan, Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian ESDM meminta Kabupaten/kota untuk proaktif membuat permohonan ke Pemerintah Pusat terkait kebutuhan daerah, baik Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terpusat, Penerangan Jalan Umum (PJU) juga sumur bor untuk daerah yang sulit air, jelas Rita.
Untuk itu, Kabupaten Kubar sudah menyiapkan proposal atau usulan tahun 2018 ke Badan Geologi berupa pembangunan sumur bor dan pembangunan penerangan jalan umum di beberapa wilayah kecamatan Kabupaten Kutai Barat, beber Rita. (hms19)
