
Bupati Kutai Barat kiri, dan Perwakilan Kapolda Kalimantan Timur Kompol. I Nyoman Wijayana, mendapat piagam rekor muri berseledang tenun doyo. Kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR – Kabupaten Kutai Barat kembali mencetak Rekor Muri Selendang Tenun Doyo dengan jumlah peserta sebanyak 3.545 ribu orang dari seluruh kalangan masyarakat Kutai Barat yang terdiri dari anak sekolah, PNS/TKK, Ibu Bhayangkari dan masyarakat pusat Kota Sendawar dan Mahakam Ulu, pada Milenial Road Safety Festival, acara yang digagas Polisi Resort Kutai Barat dihadiri Bupati Kutai Barat dan Bupati Mahakam Ulu, Kepala Opd yang dihibur oleh Artis Ibu Kota Nita Talia dan Dewi Luna beserta B-One Band.
Rangkaian kegiatan yang diawali dengan Senam Kolosal, Jalan Santai, Pertunjukan Barongsai dan Tarian Daerah Kabupaten Kutai Barat serta pengundian kupon berhadiah dengan hadiah utama 3 unit sepeda motor serta ratusan hadiah lainnya berlangsung meriah di Alun-alun Itho Sendawar Kutai Barat. Minggu (17/03/2019)
Bupati Kutak Barat Fx. Yapan mengatakan, kedepan Kutai Barat semakin maju dan tertib dengan kesadaran kaum milenial hadir sebagai pelopor keselamatan dalam berlalu-lintas sehingga kecelakaan lalu-lintas dapat berkurang, “Mari sama-sama membangun kesadaran untuk menghargai hak pengguna jalan lainnya, dan selamat atas catatan rekor muri masyarakat berselendang Tenun Doyo terbanyak, menjadikan hari esok yang lebih baik dari pada hari ini,” ungkap Bupati.

Dalam verifikasi pencatatan rekor, Pihak Museum Rekor Dunia Indonesia yang diwakilkan Manajer Kantor MURI, Ariyani Siregar secara langsung menghitung jumlah peserta yang mengangkat selendang tenun doyo oleh kaum millennial terbanyak dan telah tercatat dalam museum rekor dunia indonesia di urutan ke 8.893, dengan menyerahkan piagam penghargaan kepada Bupati Kutai Barat Fx Yapan, Kepala Kapolres Kutai Barat I Putu Yuni Setiawan, dan Perwakilan Kapolda Kalimantan Timur Kompol. I Nyoman Wijayana.
Sementara Kapolres Kutai Barat I Putu Yuni Setiawan menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan serentak oleh Polres seluruh Indonesia. Dan semoga generasi milenial bisa sadar akan tertibnya lalu lintas dan membudayakan keselamatan sebagai kebutuhan agar dapat mengurangi angka kecelakaan yang di dominasi oleh kaum Milenial,” terangnya.
