
(Tenggah berdiri), Asisten I Setdakab Kutai Barat saat membuka kegiatan menata Kerukunan Umat Beragama.kominfo Rwn.kutaibaratkab.go.id
KOMINFOKUBAT-SENDAWAR, Dalam rangka mencegah terjadinya isu-isu intoleransi dan meningkatkan pentingnya kerukunan umat beragama yang menjadikan bangsa ini bangsa yang besar, berdaulat, adil, makmur, sejahtera, mandiri, aman dan tentram. Pemerintah Kutai Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa (Kesbangpol) Kutai Barat menyelenggarakan kegiatan menata kerukunan umat beragama dengan fluralisme, di kampung Muara Kedang Kecamatan Bongan yang dibuka oleh Asisten I Setdakab Kutai Barat didampingi wakil ketua DPRD Kutai Barat, Kepala Kesbangpol Kutai Barat, Camat Kecamatan Bongan, petinggi kampung Muara Kedang beserta jajarannya, di BPU Kampung Muara Kedang. Jumat 14 Februari 2020.
Bupati Kutai Barat dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Kesra, Setdakab Kutai Barat Misran Efendi mengatakan, Dalam hubungan dengan keragaman agama jika diamati perbedaan yang ada, bila tidak dikelola dengan baik justru akan memecah-belah persatuan dan kesatuan.
Beberapa kejadian yang cukup mengusik zona aman seperti kasus Bom, kasus Persekusi dan lain sebagainya menunjukkan jika lengah perbedaan ini bisa mengkondisikan dan dapat dijadikan alat yang cukup ampuh untuk memprovokasi atau memicu lahirnya konflik.
“Masyarakat dalam wilayah Kabupaten Kutai Barat secara umum dan kampung Muara Kedang secara khusus perlu kewaspadaan agar suasana rukun yang ada dapat terhindar dari konflik,” terangnya.
Camat Kecamatan Bongan Ganjar Isukarso mengatakan, “diharapkan para pemuka agama dapat mengambil posisi terdepan dalam pembinaan kelangsungan kehidupan masyarakat yang aman dan damai di Kampung Muara Kedang Kecamatan Bongan ini,” tegasnya. Kominfo Rwn.
