Temu Warga Kampung Rambayan

(kedua kanan) Wabup Kutai Barat didampingi Camat Mook Manaar Bulatn (kanan) saat meninjau beberapa pembangunan di Kampung Rambayan.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR-Wakil Bupati Kutai Barat mengunjungi Kampung Rambayan Kecamatan Mook Manaar Bulatn, selain meningkatkan silaturahmi dengan masyarakat Kampung Rambayan dengan bertatap muka, menyerap aspirasi juga mendengar langsung keluhan dari warga setempat. Banyak persoalan yang disampaikan oleh warga masyarakat terkait infrastruktur dasar, diantaranya, jalan dan listrik. di Gedung BPU Kampung Rambayan Kecamatan MMB, belum lama ini.

Wakil Bupati Kutai Barat H.Edyanto Arkan mengatakan, keluhan warga yang disampaikan oleh Kepala kampung Rambayan, tentunya ini sudah menjadi tanggung jawab pemerintah. Hal ini sesuai dengan visi Pembangunan Kutai Barat periode 2016-2021 yakni, terwujudnya Kutai Barat yang semakin adil dan sejahtera berlandaskan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Untuk jalan kampung Rambayan pada 2020 ini, ada pekerjaan pembangunan infrastruktur jalan dari kampung Rambayan ke kampung Muara Bunyut Kecamatan Melak, begitu juga listrik PLN. Insya Allah diusahakan pada 2021 dan 2022 listrik sudah menerangi rumah warga.

Dari hasil survei, pada 2020 listrik sudah sampai diujung kampung Muara Bunyut, jarak antara kampung Muara Bunyut ke kampung Rambayan sekitar 7 kilometer, sebelum pemasangan listrik PLN perlu menyiapkan sarana jaringannya. “Ada beberapa tahapan persiapannya seperti; survei, mendirikan tiang, tarik jaringan dan  menyambungkan listrik kerumah warga. Dengan adanya jalan dan listrik itu, kehidupan masyarakatnya pun akan baik,” Harap Wakil Bupati.

Sementara menurut Kepala Kampung Rambayan, M Syahid menyampaikan, ada beberapa keluhan warganya terkait pembangunan infrastruktur dasar. diantaranya jalan. sejak Kabupaten Kutai sampai dimekarkan menjadi Kabupaten Kutai Barat, Kampung Rambayan tidak memiliki akses jalan. Berkat musyawarah mufakat dan kesepakatan bersama masyarakatnya, akhir akses jalan yang merupakan hibah dari tiga warganya pun bisa terwujud, meski akses jalannya ada, namun belum bisa dilintasi.

Diharapkan pemerintah daerah bisa membantu menyelesaikannya sampai tuntas, dari peningkatan badan jalan sampai aspal atau beton. “Terbukanya jalan ini, membuat waktu tempuh menjadi singkat sekitar 30 menit ke ibukota Sendawar, jika menggunakan jalur Sungai Mahakam dengan perahu ketinting perlu sekitar 1,5 jam. Begitu pula, apabila ada kepentingan warga yang urgen, seperti membawa para ibu dalam proses salinan, dulu ada kejadian terhadap warganya saat melakukan persalinan, Karena air ketubannya sudah pecah dan bayi tersebut tidak terselamatkan, ,” kata Syahid.

Lebih lanjut Syahid mengatakan tidak adanya jalan ini, membuat masyarakat dilema, Ibarat katak dalam tempurung (tidak bisa kemana-mana) terutama jika ada warga yang sakit. “Selain keluhan jalan, warga kampung Rembayan berharap bisa diterangi listrik oleh PLN di rumah masing-masing warga. Saat ini, penerangan menggunakan genset dan ada yang tidak menggunakan genset,” ungkapnya. (hms6-hkd)

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id