
(Depan dua dari kiri) Sekdakab Kutai Barat, pimpin rakor Kesiapsiagaan Covid-19. Kominfo Dos.kutaibaratkab.go.id
KOMINFOKUBAR, SENDAWAR. Setelah resmi diumumkan Presiden Republik Indonesia Jokowi Widodo bahwa 2 Warga Negara Indonesia suspect covid-19 atau Virus Corona beberapa hari lalu. Pemerintah Kutai Barat melalui Dinas Kesehatan Kutai Barat melakukan inisiasi menggelar rapat koordinasi dengan stakeholder. Dalam rangka kesiapsiagaan masyarakat Kutai Barat dalam menghadapi masalah virus corona. Berpusat di Kantor Setdakab Kutai Barat. Jumat, 6 maret 2019.
Bupati Kutai Barat menyampaikan arahan yang diungkapkan Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur, agar seluruh camat dapat mengambil langkah segera dalam kewaspadaan dini, dan kepada rumah sakit dan pimpinan puskesmas dapat menyiapkan fasilitas untuk tatalaksana apabila ada yang suspect virus corona.
Dan menghimbau seluruh masyarakat Kutai Barat tidak perlu panik, tetapi selalu waspada dengan senantiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan, meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta tidak lupa mengkonsumsi makanan bergizi untuk menjaga daya tahan imun tubuh.
“Mari bersama wujudkan pola hidup bersih dan sehat, setiap saat demi terwujudnya kehidupan yang lebih berkualitas, dan terhindar dari Virus Corona (Covid-19),” ucapnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat Dr Ritawati Sinaga mengungkapkan bahwa rapat koordinasi adalah salah satu upaya untuk menyamakan persepsi dalam menghadapi virus corona (Covid-19) baik mengenai teknis penanganan, kesiapan fasilitas dan informasi penunjang untuk kesiapsiagaan agar tidak terjadi kelengahan dalam pendeteksian dini.
“kita harus satu pemahaman bahwa covid-19 ini tidak perlu ditakuti, namun harus diwaspadai dan siaga karena apabila ditemukan, segera lakukan penanganan yang tepat, agar dapat disembuhkan. Jadi ini kesiapsiagaan bersama supaya tidak kecolongan,” tuturnya
Lebih lanjut ditambahkan Kadiskes Kutai Barat bahwa Kabupaten Kutai Barat siap siaga untuk menghadapi virus corona, diantaranya Rumah Sakit Umum Daerah Harapan Insan Sendawar telah ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan untuk Kabupaten Kutai Barat. Lalu Kerjasama antara Dinas Kesehatan dengan pihak Bandara Udara Melalan untuk melaksanakan pendeteksian dini dengan screening pada setiap orang yang tiba di Kutai Barat pada terminal kedatangan bandara.
Melalui Dinas Kesehatan Kutai Barat akan menerbitkan surat edaran, membentuk tim tanggap penanganan covid-19 dan memberikan penyuluhan serta sosialisai untuk mengedukasi masyarakat tentang virus corona. Kominfo dos.
