Kutai Barat Akan Lakukan Isolasi Wilayah Terbatas Terkait Penyebaran Covid 19.

(Empat dan Tiga dari kanan) Bupati dan Wakil Bupati Kutai Barat saat meninjau kesiapan Rumah Sakit Pratama. Hms.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat akan mengumumkan Isolasi wilayah Terbatas  untuk mencegah penyebaran Covid 19 yang semakin meluas. Upaya menerapkan kebijakan Isolasi wilayah adalah menghentikan sementara semua aktivitas masyarakat yang keluar dan masuk dengan menutup akses masuk wilayah Kutai Barat.  Hal tersebut diungkapkan Bupati Kutai Barat didampingi Wakil Bupati saat melakukan peninjauan kesiapan sarana dan praserana Rumah Sakit Pratama diKecamatan Linggang Bigung, baik pembuatan Exhause, alat medis dan obat-obatan. Minggu, 29 Maret 2020.

Bupati Kutai Barat Fx. Yapan menyampaikan, untuk dua atau tiga hari kedepan Kutai Barat akan melakukan Isolasi Wilayah, sehingga tidak lagi terbuka bagi masyarakat yang masuk ke Kutai Barat, hanya logistik saja yang boleh masuk. Demikian halnya keluar masuk karyawan perusahaan harus diperketat, begitu juga para tukang bangunan supaya jika sudah kembali kedaerahnya jangan dulu kembali ke Kutai Barat. “Kita harus disiplin dan jika masyarakat Kutai Barat disiplin dan menganggap Covid-19 adalah ancaman yang berbahaya maka kita akan aman.

Masyarakat jangan panik, jangan menjadi beban psikologis. Masyarakat harus tenang, disiplin dan tinggal dirumah saja, tidak perlu jalan kemana-mana jika tidak penting. “Kita bisa menghentikan penyebaran dan mengatasi Covid-19 jika semua masyarakat disiplin, sebab itu masyarakat perlu mendukung upaya-upaya yang dilakukan pemerintah dan para petugas kesehatan dan jangan malah menjadi penyebar covid-19 dengan membuat hal-hal yang meresahkan masyarakat, jika merasa kurang sehat segera lakukan pemeriksaan diri difasilitas kesehatan terdekat,” tegas Bupati.

Terkaitan  rencana Isolasi Wilayah, semua aktivitas masyarakat yang keluar masuk Kutai Barat akan dihentikan, tatapi untuk aktivitas masyarakat yang ada di Kutai Barat masih berjalan normal seperti biasa namun tetap ada pembatasan-pembatasan. Seperti; menghindari acara yang mengumpulkan banyak orang, tidak melakukan kontak fisik (Physical distancing), juga kesehatan pribadi dan keluarga dengan melakukan pola hidup sehat, hal ini tentu sebagai langkah antisipasi untuk kebaikan kita bersama.

Kegiatan peninjauan tersebut selain kesiapan Rumah Sakit Pratama, Bupati dan Wakil Bupati didampingi langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Harapan Insan Sendawar (RSUD HIS) serta beberapa jajaran dokter dari RSUD HIS, juga meninjau ke RSUD HIS dan Posko di Pelabuhan Melak. Hms.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id