Percepatan Layanan SIMDA Integrated antar Stakeholder.

(Kanan) Sekdakab Kutai Barat, Saat Pimpin Rakor Aplikasi SIMDA. Kominfo Afn.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Masyarakat sebagai stakeholder utama pembangunan daerah dapat berpartisipasi untuk mengawal dan menyalurkan aspirasi, baik melalui saluran komunikasi perencanaan, atau melalui media aplikasi yang disebut SIMDA Integrated, aplikasi ini dibangun untuk dapat mengintegrasikan antara proses perencanaan dengan proses penganggaran atau database terintegrasi (data perencanaan dapat digunakan untuk Sistem Keuangan, Anggaran, Monev, dan SAKIP).

Dengan demikian tujuan untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dapat diwujudkan penganggaran berbasis kinerja/output melalui penginputan SIMDA disetiap perangkat daerah. Kegiatan Rakor yang dibuka Sektretaris Daerah Kutai Barat, didampingi Kepala BKAD Kutai Barat dan Kepala Inspektorat Kutai Barat para Camat di Kutai Barat, Perwakilan Bank Kaltim-Tara, dan Perwakilan dari Telkom. Kamis, 12 Maret 2020.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan implementasi Aplikasi SIMDA pada perangkat daerah ini sangat baik dan mendukung  dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah untuk mewujudkan penganggaran berbasis kinerja/output melalui penginputan SIMDA disetiap perangkat daerah. “Adanya kegiatan pelatihan secara intensif perlu menjadi perhatian bersama, agar para operator di perangkat daerah dilingkungan pemerintah Kutai Barat dapat melaksanakannya dengan baik. Demikian juga akses jaringan hingga kearea lebih pelosok tidak menjadi kendala. Hampir rata-rata setiap kecamatan memiliki hak paten untuk menerima layanan operator provider yang lancer agar dapat mengakses aplikasi SIMDA,” terang Sekdakab Kutai Barat.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kutai Barat Sahadi, menyampaikan “implementasi Aplikasi SIMDA secara terintegrasi perlu berkoordinasi dengan bank Kaltimtara untuk sinkronisasi dan pembaharuan  versi Aplikasi SIMDA terbaru atau ada layanan yang bisa disederhanakan salah satu contoh terkait dengan penginputan pajak, sehingga dapat mempermudah setiap perangkat daerah dalam penginputan data ke Aplikasi dalam rangka membantu efisiensi perjalanan karena sistem input data bisa dilakukan dimanapun secara online, namun sangat diperlukannya jaringan internet yang memumpuni dan diharapkan internet dapat menjangkau akses sampai kepelosok desa terpencil dengan memanfaatkan jaringan operator GSM.

Sementara menurut pihak provider Telkom Wira “nantinya akan dibangun bagi kecamatan yang terjauh dan belum memiliki akses internetnya, terkait jaringan sering tidak stabil dikarenakan ada beberapa gangguan pada kabel FO (Fiber Optik) saat penggalian pembangunan, untuk diketahui jaringan Kabel FO saat ini sudah menjangkau 16 Kecamatan di Kutai Barat sementara  untuk kampung atau desa kurang lebih di 40 kampung di Kutai Barat. Kominfo Afn

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id