
Sekdakab Kutai Barat, saat di Media Center penanganan Covid-19 di Kutai Barat. kominfo.kutaibaratkab.go.id
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Berdasarkan data perkembangan aktivitas pelaku perjalanan keluar masuk Kutai Barat sudah mulai menurun, data dari posko perbatasan PKM Jambuk misalnya, selain karena jarak poskonya jauh dari batas perbatasan Kutai Barat dengan Kutai Kartanegara, banyak juga tercatat masyarakat yang keluar masuk untuk pergi berkebun dan karyawan yang ber-KTP Kutai Barat dan KTP luar Kutai Barat yang bekerja diperkebunan sawit diperbatasan sehingga tercatat oleh rekan-rekan diposko bahwa masih banyak yang keluar masuk. Ungkap Sekretaris Daerah Kutai Barat. Di Media Center Penanganan Covid -19 Kutai Barat. Selasa, 28 April 2020 sore.
Lebih lanjut Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur menjelaskan, “setelah diteliti sebenarnya sejak ada Instruksi Bupati tentang pembatasan masyarakat keluar dan masuk wilayah Kutai Barat tersebut, sesungguhnya sudah menurun volume kendaraan dan aktivitas warga yang masuk Kutai Barat,” tegasnya
“Demikian juga warga yang berkartu tanda penduduk (KTP) Kutai Barat dan KTP luar Kutai Barat ada yang sebagai karyawan perusahaan sawit diperbatasan Kutai Barat, jadi setiap mereka keluar masuk kerja itu diperiksa diposko, sehingga tercatat masih banyak yang keluar masuk, sebenarnya mereka ini warga Kutai Barat dan warga KTP luar Kutai Barat yang bekerja dalam wilayah Kutai Barat,” terang Sekdakab Kutai Barat.
Ditambahkan Sekretaris Daerah, “Dengan data tersebut jangan serta merta berpikir mereka ber-KTP luar Kutai Barat itu orang luar yang ingin masuk wilayah Kutai Barat, sesungguhnya justru dalam beberapa hari terakhir ini sudah menunjukan penurunan baik volume kendaraan maupun aktivitas warga yang masuk,” pungkasnya.
Sekretaris Daerah juga menyampaikan perkembangan penanganan Covid-19 Kutai Barat hingga Selasa, (28/04) jumlah pasien positif Covid-19 PCR 12 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 9 dan meninggal 1 orang, orang dalam pemantauan (ODP) 211 orang, orang tanpa gejala (OTG) 156 orang, selesai pemantauan 165 orang, proses pemantauan 46 orang dan pelaku perjalanan sudah mencapai 4.228 orang.
Semantara dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan Bentian Besar pelaku perjalanan mencapai 392 orang dan kendaraan masuk sekitar 42 unit. PKM Long Iram Warga masuk 546 orang dan kendaraan 97 unit. Kominfo.
