
(Depan) Sekdakab Kutai Barat, memberikan keterangan pers di media center penanganan covid-19 Kutai Barat. kominfo.kutaibaratkab.go.id
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Masyarakat Kutai Barat terutama umat muslim Kutai Barat, bulan puasa ini menjadi momentum untuk merefleksikan diri dengan memahami peristiwa wabah Covid-19 ini, sehingga membuat kita saling mengingatkan dan menjaga satu sama lain, agar ibadah puasa yang dilaksanakan mendapat berkah serta diakhir ibadah puasanya dapat merayakan ramadhan, ungkap Sekretaris Daerah Kutai Barat. Di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat, Kamis, 23 April 2020.
Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan, “Dari tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kutai Barat menyampaikan, selamat menjalankan ibadah puasa, momentum bulan puasa ditenggah peristiwa wabah Covid-19 ini dapat merefleksikan diri dan membuat kita saling mengingatkan, menjaga satu sama lain sehingga ibadah puasa yang dilaksanakan mendapat berkah dan kembali suci,” harapnya.
“Lebih lanjut Sekdakab Kutai Barat mengingatkan agar masyarakat pada bulan puasa kali ini dapat memahami keadaan saat ini, tetap mengisolasi diri sambil melaksanakan ibadah puasa dan sholat tarawih dirumah masing-masing,” Sekdakab menghimbau
Terkait budaya masyarakat ditiap bulan puasa ada yang namanya pasar ramadhan, “kegiatan tersebut boleh saja dilakukan oleh masyarakat, hanya dengan cara pesan antar dari rumah saja, jadi tidak harus ada transaksi pasar seperti biasanya yang mengumpulkan banyak orang,” pungkasnya.
Berikut data terkini perkembangan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) 208 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 8, Orang Tanpa Gejala (OTG) 24 orang. Selesai Pemantauan 157 orang dan Proses Pemantauan 51 orang. Dan data terkonfirmasi positif Covid-19 (PCR) masih 1 orang.
Semanatara dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan Bentian Besar pelaku perjalanan mencapai 785 orang dan kendaraan masuk sekitar 533 unit, PKM Long Iram 736 orang, dengan 118 unit kendaraan, hingga Kamis, 23 April 2020 total pelaku perjalanan sudah mencapai 3.667 orang. Kominfo.
