(Tenggah) Bupati Kutai Barat saat memberikan keterangan pers kepada Media. Kominfo. Kutaibaratkab.go.id
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Konfrensi Pers Pemerintah Kutai Barat terkait penetapan Kabupaten Kutai Barat sebagai wilayah Siaga Darurat Covid-19 dan perkembangan terkini penanganan Corona virus Disease (Covid-19). Data dari posko perbatasan Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Puskesmas Jambuk Kecamatan Bongan pertanggal (04/04/2020), sebanyak 650 unit mobil yang masuk ke Kutai Barat dengan penumpang kunjungan manusia sebanyak 976 orang. Sementara hasil pemeriksaan Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 168 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 5 orang, Proses Pantau 145 orang dan Selesai Pantau sebanyak 23 orang dan Pelaku Perjalanan sebanyak 1.588 orang. Di Media Center Covid-19, Rumah Jabatan Bupati Kutai Barat. Sabtu, 04 April 2020.
Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan “5 (Lima) orang PDP berasal dari 2 orang Kecamatan Melak, 1 orang Kecamatan Barong Tongkok, 1 orang Kecamatan Long Iram dan 1 orang dari Kecamatan Bongan. Dari 33 orang yang dilakukan Rapid test, dengan metode serologi yang mengambil sampel darah, hasil negatif 32 orang dan Positif 1 orang yang langsung diisolasi di Rumah Sakit Harapan Insan Sendawar (RS HIS) Kutai Barat, namun yang positif ini masih hasil sementara, karena harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) atau (Swab Test) di Surabaya,” terangnya
Lebih lanjut Bupati memaparkan, mudah-mudahan hasil tes dari Surabaya dapat menggembirakan kita semua, kemudian keluarga yang positif ini sudah pula dilakukan pemeriksaan kesehatan dengan Rapid test sebanyak 11 orang namun hasilnya negatif,” jelas Bupati.
Untuk yang ODP masih diberikan kesempatan melaksanakan karantina mandiri dengan kesadaran, disiplin yang tinggi dan tetap dipantau. Jika tidak disiplin nanti akan dikarantina pada pasilitas yang disediakan pemerintah yakni; di RS HIS, RS Pratama dan Asrama Paskibraka pada Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Barat.
Bupati mengharapkan “masyarakat tetap tenang, berpikir positif, tetap waspada dan harus mendukung upaya pemerintah dengan disiplin yang tinggi serta jaga kesehatan agar masyarakat Kutai Barat aman dari Covid-19 ini,” tegasnya.
“Saat ini pemerintah telah berupaya melaksanakan Isolasi Terbatas diwilayah Kutai Barat bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kutai Barat sebagai upaya kewaspadaan dengan memperketat akses masyarakat masuk dan keluar Kutai Barat di posko Kecamatan Bongan untuk aksek masuk dari Kukar, Paser Utara dan Kabupaten Paser. Sementara posko Kecamatan Bentian Besar untuk akses masuk dari Kalimantan Tenggah, serta beberapa akses keluar masuk Kutai Barat melalui jalur Sungai Mahakam,” tambah Bupati. Kominfo.
