
Asisten I Setdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Andreas (Diskominfo).
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat kembali mengumumkan perkembangan Covid-19 di wilayah Kutai Barat berdasarkan data hari Jumat,(11/9), secara kumulatif Kasus Suspek sebanyak 270 orang, Kasus probable 3, Kasus terkonfirmasi sebanyak 96 orang, pasien dalam perawatan di Rumah sakit 7 orang, Isolasi mandiri 6 orang, Selesai Isolasi (sembuh) 85 orang, Jumlah Kematian 2 kasus, Kontak Erat 931 orang, Jumlah Spesimen 1.285 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai 41.395 orang dan Kasus Discarded 575 orang.
Asisten I Setdakab Kutai Barat Misran Effendi menerangkan, “Hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 2 orang yakni; KBR 95, Perempuan usia 50 tahun, dan KBR 96, Perempuan usia 24 tahun, jalani isolasi mandiri warga Kecamatan Bongan keduanya dengan kasus Asimptomatik,” jelas Sekdakab Kutai Barat didampingi Kadiskes Kutai Barat, Direktur RSUD HIS, Perwakilan Kodim 0912/KBR dan Dishub Kutai Barat. di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Jumat, 11 September 2020.
Lebih lanjut Asisten I Setdakab Kutai Barat mengingatkan, “dengan adanya penambahan kasus terkonfirmasi positif pada hari ini, kepada masyarakat Kutai Barat untuk selalu mengupayakan pencegahan penularan Covid -19, melalui upaya menerapkan protokol kesehatan, seperti; selalu gunakan Masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, mencuci tangan dengan air yang mengalir, menjaga jarak fisik (Physical Distancing), hindari berada dalam kerumunan, dan tidak melakukan perjalanan keluar daerah yang masih terdapat penularan Covid-19,” tegasnya.
“Bagi semua pelaku perjalanan yang baru pulang dari daerah yang masih tinggi dan rawan penularan Covid-19, untuk melakukan isolasi mandiri secara ketat. Mari patuhi ini dengan komitmen yang kuat dan mulailah dari diri sendiri, keluarga bahkan masyarakat diwilayah tempat tinggal untuk tetap patuhi protokol kesehatan, agar terhindar dari penularan Covid-19,” Pungkasnya.
Penulis: Andreas, Editor : Hermanto Y.
