
Asisten I Setdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Firdaus (Diskominfo).
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Kembali diumumkan perkembangan Covid-19 di wilayah Kutai Barat berdasarkan data hari Senin,(05/10), Secara kumulatif kasus suspek sebanyak 290 orang, kasus probable 3, kasus terkonfirmasi sebanyak 155 orang, pasien dalam perawatan di rumah sakit 4 orang, isolasi mandiri 35 orang, selesai isolasi (sembuh) 114 orang, kasus kematian 3 kasus, kontak erat 1.163 orang, jumlah spesimen 1.431 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai 41.552 orang dan kasus discarded 1098 orang.
Asisten I Setdakab Kutai Barat Misran Efendi menjelaskan, pada hari ini hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) ada penambahan 6 kasus yang terkonfirmasi Positif Covid-19 yakni; KBR 150, Perempuan, usia 27 tahun, dengan status Suspek, KBR 151, perempuan, usia 8 tahun dengan status Asimptomatik, KBR 152, Perempuan, usia 50 tahun dengan status Asimptomatik, ketiganya menjalani isolasi mandiri asal Kecamatan Damai.
KBR 153, Laki-laki, usia 54 tahun dengan status Suspek, jalani isolasi mandiri asal kecamatan Melak, KBR 154, Perempuan, usia 38 tahun dengan status Asimptomatik, jalani isolasi mandiri, asal Kecamatan Barong Tongkok, dan KBR 155, Laki-laki, usia 52 tahun dengan status Suspek, jalani isolasi mandiri, asal Kecamatan Barong Tongkok,” ungkap Sekdakab Kutai Barat didampingi Kadis Kesehatan Kutai Barat. di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Senin, 5 Oktober 2020.
Lebih lanjut Asisten I Setdakab Kutai Barat menerangkan, “hari ini ada kabar baik dari satu keluarga pasien asal Kecamatan Bongan, dinyatakan selesai isolasi (Sembuh) sebanyak 3 orang, KBR 114, Laki-laki usia 12 tahun dengan status Asimptomatik jalani isolasi mandiri, KBR 115, Perempuan usia 38 tahun dengan status Asimptomatik, jalani isolasi mandiri, dan KBR 116, Laki-laki, usia 27 tahun dengan status Asimptomatik, jalani isolasi mandiri.
Akumulasi kasus terkonfirmasi sudah mencapai angka 155 kasus, dengan 3 kasus meninggal dunia, masih ada spesimen Swab Tes yang belum keluar dan pelaku perjalan masih banyak yang kurang disiplin untuk melakukan isolasi mandiri, jadi masyarakat diingatkan agar tetap meningkatkan kewaspadaan dengan berupaya mencegah penularan Covid -19. “mari patuhi ini dengan komitmen yang kuat dan mulailah dari diri sendiri, keluarga bahkan masyarakat diwilayah tempat tinggal untuk tetap patuhi protokol kesehatan, agar terhindar dari penularan Covid-19,” jelasnya.
“Kami mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti; selalu menjaga daya tahan tubuh, rajin berolahraga, gunakan Masker jika bersama orang lain dan jika keluar rumah, mencuci tangan dengan air yang mengalir, menjaga jarak fisik (Physical Distancing), hindari berada dalam kerumunan, dan tidak melakukan perjalanan keluar daerah yang masih terdapat penularan Covid-19,”pungkasnya mengimbau.
Penulis: Firdaus, Editor : Hermanto
