
(Dua dari kiri) Sekdakab Kutai Barat, tinjau serana penanganan bencacana. Foto: Lilis (Diskominfo)
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Antisipasi rawan bencana, tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI Kodim 0912/KBR dan Kepolisian Resor (Polres) Kutai Barat laksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Penanggulangan Bencana Alam di Kabupaten Kutai Barat. Di Alun-alun Itho Sendawar. Kamis, 12 November 2020.
Sekretaris Daerah Ayonius mengatakan, bahwa dengan adanya apel gerakan pasukan ini diharapkan semakin mempersiapkan diri dalam menghadapi bencana dan untuk kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. “Bencana yang sering terjadi ialah seperti banjir, longsor, karhutla dan juga ditambah dengan Pandemi Corona Virus Diseace (Covid 19),” jelasnya saat menyampaikan sambutan sebagai Inspektu upacara apel gelar pasukan.
Dikatakannya lebih lanjut, melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian dalam mencegah bencana dan upaya konkrit dalam meminimalisir dampak bencana yang terjadi. “pemerintah dengan unsur TNI dan Polri terus bersinergi untuk masyarakat, dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ditambahkannya, penanggulangan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja tetapi merupakan tanggung jawab bersama pihak, karena itu peran aktif dan sinergi stakeholder untuk memberi informasi kepada warga yang daerahnya rawan akan bencana sangat diperlukan.
“Pentingnya tujuan akhir agenda ini yakni agar membangun ketahanan dan kesiapan untuk penanganan resiko dari bencana menjadi priotas. Dan mari membangun kerjasama untuk mengurangi dampak resiko bencana ini,” harapnya.
“Pandemi Covid-19 masih rawan, mari selalu mengutamakan protokol kesehatan untuk mendukung putusnya penyebaran virus corona dan bisa melindungi orang-orang sekitar dengan tetap menerapkan 3 M.
“Atas nama pemerintah saya ucapkan terimakasih kepada jajaran yang perduli akan bencana dan segala upaya yang kita lakukan untuk dapat mewujudkan hari esok lebih baik dari pada hari ini,”pungkasnya.
Penulis: Lilis, Editor: Hermanto
