Vaksin Covid-19 Aman Bagi Masyarakat, Untuk Mencegah Covid-19 Meluas

Ketua IDI Kutai Barat, saat sosialisasi di Radio Sendawar FM. Foto : Jeni ( Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Sebanyak 3.800 Vaksin Covid-19 akan disalurkan di Kutai Barat pada Fabruari 2021 mendatang, tahap pertama akan diperioritaskan kepada tenaga kesehatan yang bertugas digarda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Kutai Barat, ungkap Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kutai Barat dr. Andy Ardhana, saat lakukan sosilaisasi Vaksin Covid-19 di Radio  Sendawar FM, Selasa (26/1).

Menurutnya masyarakat tidak perlu takut divaksin, karena vaksin tersebut sudah teruji diberbagai negara dan sudah melewati uji klinik hingga tahap ketiga serta sudah disetujui BPOM dan LPPOM MUI. “artinya vaksin dapat digunakan dan aman bagi seluruh masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Ada 6 jenis vaksin dan yang masuk Indonesia adalah vaksin sinovac. Setiap vaksin ada khasiat yang berbeda begitu juga dengan vaksin sinovac dan disetiap jenis vaksin dapat direspon secara berbeda pada setiap tubuh manusia, dan efek vaksin dapat berberda pula ada yang merasa lemas, nyeri persendian bahkan demam. “Hal ini wajar dan merupakan respon anti body setelah penyuntikan vaksin baik yang pertama hingga vaksin ke-2 setelah 14 hari,” terang Ketua IDI yang juga selaku Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik di RSUD HISS Sendawar.

Kepada masyarakat agar tidak perlu takut untuk divaksin karena program vaksin akan terus dilakukan hingga Pandemi Corona Virus Diseace (Covid 19) usai. “Kepada masyarakat Kutai Barat jika sudah menerima vaksin harus tetap disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) bukan habis divaksin lepas masker. Hal ini perlu dukungan dan partisipasi masyarakat agar dapat menekan virus corona ini,” bebernya.

Masyarakat diingatkan jika mendengar berita negative tentang vaksinasi agar tidak terprovokasi, namun cari dulu sumber yang benar dan terpercaya. Jika tidak puas, tanyalah pada tenaga kesehatan, jangan telan mentah-mentah berita yang diterima,” tegasnya mengimbau masyarakat Kutai Barat.

Sementara menurut Kepala Bidang Pecegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, Ura Muya mengatakan, kegiatan vaksinasi sasaran pertama yakni tenaga kesehatan dan para pejabat seperti perawat dan dokter yang menjadi garda terdepan dalam menangani covid 19. Lalu TNI/Polri dan warga Lanjut Usia (Lansia), dengan ketentuan vaksinasi  untuk usia 18-59 tahun.

“Mengapa harus tenaga kesehatan karena mereka petugas yang bersentuhan langsung dengan para pasien yang memiliki resiko tinggi terpapar, dan kedua adalah sebagian pejabat daerah, hal ini untuk menjadi contoh bagi masyarakat,” jelasnya.

Pemerintah tidak akan menjerumus masyarakatnya, jadi masyarakat Kutai Barat tidak perlu takut karena program vaksin ini pemerintah sudah melaksanakan berbagai tahapan dan program 3T yakni Testing, Tracing dan Treatment,” bebernya lebihl anjut.

Untuk Kutai Barat saat ini vaksin masih dalam pengiriman dari provinsi, setelah datang nanti akan disalurkan keseluruh puskesmas yang berada di Kutai Barat. “Apabila masyarakat ingin vaksin bisa mendatangi layanan kesehatan terdekat,” pungkasnya.

Penulis: Lilis, editor : Hermanto

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id