
Kegiatan Vaksinasi Covid-19 dilingkungan pegawai dilingkungan pemerintah daerah Kutai Barat. Foto: Firdaus (Dinkominfo)
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat melalui Dinas Kesehatan Kutai Barat melaksanakan vaksinasi Covid-19 dibeberapa Perangkat daerah (PD) dilingkungan pemerintah Kutai Barat, pencanangan vaksinasi tersebut merupakan tahap pertama bagi pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai non ASN. Rabu, (5/5).
Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat, Ritawati Sinaga mengatakan, vaksinasi tahap pertama ini diikuti pegawai dari Badan Penelitian dan Pengembangan Wilayah, Badan Pusat Statistik, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Dinas Ketahanan Pangan, Sekretariat Kabupaten Kutai Barat, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Dinas Sosial, Dinas Perikanan, Dinas Pariwisata, Paskibra, Dinas Arsip, Dinas Perijinan dan Pelayanan Satu Pintu dan Badan Pertanahan sebanyak 981 Orang dan yang melaksanakan vaksinasi dari Puskesmas Melak, Sekolaq Darat, Linggang Bigung dan Gunung Rampah.
“Vaksin tahap kedua dilakukan pada tempat yang sama 28 hari kemudian sesuai dengan ketentuan Kementrian Kesehatan berbeda dengan vaksin sebelumnya yang berjarak 14 hari setelah vaksin pertama. Untuk perangkat daerah yang belum melakukan Vaksin Dinkes akan melakukan penjadwalan kembali setelah Hari Raya Lebaran,”jelasnya.
Kadiskes Kutai Barat mengimbai kepada masyarakat, jangan lengah dan tetap melaksanakan protokol kesehatan 5 M dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan menjaga jarak.
“Vaksinasi merupakan Ikhtiar kita, untuk lansia supaya bisa dilakukan vaksinasi, jika ada yang membawa dua orang lansia berumur 60 tahun maka Dinkes akan memberikan Bonus vaksinasi kepada yang membawa dengan catatan berumur diatas 18 tahun,” tambahnya.
“Meskipun sudah divaksin bukan berarti diri kita sudah bebas, vaksin ini untuk melindungi diri kita jika terpapar covid-19 tidak terlalu parah dan menimbulkan kematian, dan tetap menjaga kesehatan dan kurang aktifditas diluar rumah jika tidak terlalu penting,” pungkasnya.
Penulis: Firdaus. Editor: Hermanto
