
Kepala BKAD Kutai Barat menyampaikan sambutan saat Peresmian Gedung Gereja dan Ibadah Perayaan Natal GPDI Jemaat Ekklesia Sekolaq Darat. Foto : Welin (Dinkominfo).
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pembinaan dan pembangunan sumber Daya manusia terutama bidang keagamaan di Kabupaten Kutai Barat berperan yang amat penting sebagai bagian integral dari upaya meletakkan landasan moral dan spiritual yang kokoh bagi keberhasilan pelaksanaan pembangunan nasional dan daerah. Keterlibatan Gereja dalam proses pembangunan daerah harusnya meneladani apa yang sudah dilakukan oleh Kristus yang datang menjelma menjadi sama dengan manusia yang kita rayakan pula kelahirannya hari ini melalui Tema “Carilah Tuhan dan Kekuatannya,” yang tidak lain memberikan makna mendalam agar Gereja dapat lebih meningkatkan pelayanan kasih, hal ini dimaksudkan bahwa Gereja dapat memberikan yang terbaik kepada siapapun tanpa membeda-bedakan.
“Gereja tidak boleh tinggal diam dalam upaya pembangunan kesejahteraan sosial.” Hal ini diungkapkan oleh Kepala BKAD Kutai Barat Sahadi saat melakukan Peresmian Gedung Gereja dan Ibadah Perayaan Natal GPDI Jemaat Ekklesia Sekolaq Darat Kecamatan Sekolaq Darat, Selasa (30/11).
Dalam kegiatan ini turut dihadiri oleh Majelis Daerah (MD) GPDI Kalimantan Timur, Ketua Wilayah GPDI Kecamatan Melak dan Sekolaq Darat, Sekretaris MD Kalimantan Tengah, Gembala Sidang, Bamag Kutai Barat, PGI Kutai Barat, PGPI Kutai Barat, FKUB Kutai Barat, API Kutai Barat Camat serta Petinggi Kecamatan Sekolaq Darat.
Bupati Kutai Barat dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala BKAD Kutai Barat Sahadi menyampaikan, “atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, perkenankan saya mengucapkan selamat atas diresmikannya Gedung Gereja Pentakosta di Indonesia (GPDI) Jemaat Ekklesia Sekolaq Darat, Semoga dengan keberadaan bangunan gereja ini sebagai penunjang fasilitas bagi jemaat untuk melaksanakan ibadah dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita sebagai umat yang mengasihi Allah Bapa.” Ungkapnya
Lebih Lanjut Sahadi mengatakan, “Melalui kegiatan ini pula diharapkan semakin menumbuhkembangkan iman jemaat dan mendukung secara optimal pelayanan GPdI di Kutai Barat yang dapat memaknai hakikat keberadaan Gereja itu sendiri yaitu Gereja adalah persekutuan umat percaya kepada Kristus dan yang berada dalam konteks masyarkat, negara dan bangsa serta Gereja juga merupakan persekutuan-persekutuan umat percaya dalam iman kepada Kristus yang ditempatkan Allah dalam konteks Indonesia dan Pancasila sebagai payung bersama di tengah-tengah keberagaman.
“Saya atas nama Pemerintah Daerah sangat mengharapkan peran dan bantuan semua umat beragama, para pemuka agama termasuk para Pendeta dan tokoh gereja serta tokoh masyarakat dalam memberikan kontribusi dan partisipasi aktif dan nyata dalam mengatasi berbagai krisis dan tantangan yang kita hadapi, besar harapan saya Umat Tuhan mendukung penyelenggaran pemerintahan melalui program kerja yang dicanangkan pemerintah.”
Sahadi juga menambahkan, untuk mengajak semua komponen masyarakat Kutai Barat secara umum untuk menyatukan tekad dan bergandengan tangan membangun dan memajukan Kutai Barat, dengan terus melaksanakan tugas serta tanggung jawabnya masing-masing dengan tujuan untuk menjadi bagian dari proses pemerataan pembangunan kesejahteraan sosial bagi seluruh masyarakat Kutai Barat, pungkasnya.
Penulis : Welin. Editor : Emanuel
