Penuhnya Kuota Penumpang Pesawat Perintis Di Bandara Melalan Sehingga Sangat Diperlukan Penerbangan Reguler.

Pesawat perintis yang hanya terbang seminggu satu kali dengan rute tujuan Samarinda-Melak-Datah Dawai-Melak-Samarinda. Foto : Lilis (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Pada bulan ramadhan yang sebentar lagi mendekati perayaan hari raya Idul Fitri 1443 Hijriyah tahun 2022, jumlah penumpang pesawat di Bandar Udara (Bandara) Melalan mengalami peningkatan.

Dijelaskan oleh Kepala Pelaksana Harian (KPH) Bandara Melalan, Aulia Mukti Negara bahwa terkait peningkatan jumlah penumpang mendekati hari raya Idul Fitri tahun 2022 ini, memang terjadi dari tahun sebelumnya. Khususnya bagi penerbangan perintis yang sejak beberapa pekan terakhir ini selalu terpenuhi kuotanya. Begitu juga dengan pesawat carteran dari perusahaan tambang yang beroperasi di Kutai Barat ini.

“Untuk H-1 atau pun H+1 pada Idul Fitri tahun ini. Pihak maskapai mengatakan tiket sudah habis terjual semua. Jadi memang ada peningkatan pengguna selama hari raya Idul Fitri pada tahun 2022 ini,” ungkapnya kepada awak media di UPBU Melalan, jumat (29/04/2022).

Meskipun hanya terbang seminggu satu kali dengan rute tujuan Samarinda-Melak-Datah Dawai-Melak-Samarinda. Namun penerbangan pesawat perintis ini cukup membantu masyarakat. Sebagai alternatif mode transportasi selain darat dan sungai yang menjadi mode transportasi utama selama ini.

“Terbangnya hanya satu kali dalam seminggu, yakni hari Selasa dan jumlah penumpang pesawat perintis, kuotanya 10 orang dan ini selalu penuh semua. Sedikit ada peningkatan dibanding dengan hari biasa ataupun pada hari raya Idul Fitri tahun lalu. Yang rata-rata berjumlah 6-8 orang saja,” terang Aulia yang juga selaku Kepala TOKPD Bandara Melalan.

Dengan terjadinya peningkatan ini, ia menyarankan kepada masyarakat agar dapat melakukan pemesanan tiket pada jauh-jauh hari sebelumnya. Sebab, setiap pekannya belum pasti akan mendapatkan kuota apalagi menjelang perayaan Idul Fitri. Yang mana saat ini tiket juga sudah 100 persen terjual.

Dan diuraikannya lebih lanjut bahwa terkait penerbangan reguler yang masih belum terlaksana di Bumi Tanaa Purai Ngeriman bukan berarti Bandara Melalan ini tidak beroperasi. Melainkan melayani penerbangan pesawat perintis Susi Air dengan tujuan Datah Dawai Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). Dan juga pesawat carteran Air Fast milik dari perusahaan tambang,

“Memang kita belum ada penerbangan reguler sampai dengan saat ini. Dan semoga kedepannya penerbangan reguler dapat terjadi di Kutai Barat ini,”paparnya.

Dalam konfirmasi terpisah, ditanggapi oleh salah satu penumpang dari Mahakam Ulu (Mahulu) mengatakan sangat mengharapkan adanya penerbangan reguler agar dapat memudahkan masyarakat dalam berpergian.

“Ini kami sangat mengharapkan dibukanya penerbangan reguler. Mengingat juga jalan darat yang kondisi jalannya yang memakan waktu lama, sehingga sangat diperlukan penerbangan reguler ini,” tutur Yuli (23) seorang Mahasiswa di Kota Samarinda yang kerap pulang pergi ke Kubar dan Mahulu.

 

Penulis : Lilis.  Editor : Emanuel

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id