
Bupati Kutai Barat FX. Yapan bersama seluruh peserta berseraung menantikan dibacakannya rekor Muri berseraung terbanyak dilapangan upacara TBS. Foto : Reynaldi (Diskominfo).
Kominfokubar-Sendawar. Acara HUT Kutai Barat ke-23 yang berlangsung di Taman Budaya Sendawar melibatkan peserta dari semua organisasi perangkat daerah (OPD) di Kutai Barat, Perwakilan Fokopimda, Juga perwakilan sekolah-sekolah dan perwakilan dari 16 kecamatan se-Kubar. Sabtu (5/11/2022).
Peserta yang hadir memakai seraung, setelah diverifikasi oleh perwakilan Muri, diketahui ada 11.553 orang yang terlibat, dan memecahkan rekor sebelumnya.
Rekor Tersebut dicatat dalam Rekor Muri Dunia Indonesia Piagam penghargaan Nomor : 10661/R.MURI/XI/2022. Piagam penghargaan atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat pun diserahkan kepada Bupati FX Yapan dan Wakil Bupati Edyanto Arkan.
Bupati FX. Yapan menegaskan bahwa dengan adanya Rekor MURI berseraung, tentunya ini menjadi kebangaan bagi kita semua bahwa ditengah era modern, kita tetap mampu mempertahankan salah satu tradisi nenek moyang kita yaitu memakai seraung.
“saya atas nama pemerintah Kabupaten Kutai Barat mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kutai Barat peserta berseraung. Seraung ini milik kita bersama, milik Kutai Barat bahkan milik Indonesia, perlu kita pertahankan agar berseraung ini menjadi budaya kita karena ini menghidari kita dari panas dan hujan, semuanya melindungi diri kita.” Ucap Bupati usai menerima piagam penghargaan rekor Muri.
sebelumnya dalam sambutan Bupati juga menjelaskan bahwa rekor Berseraung terbanyak ini menjadi sebuah moment penanda dan pengingat bahwa sejauh apapun kita melangkah bahkan sesukses apapun capaian yang kita raih harus selalu diingat apa yang menjadi sejarah dan perjuangan dimasa lampau yang terus kita kenang dan bisa kita wariskan menjadi sebuah sajian warisan yang tetap kokoh mencintai adat istiadat dan budaya sebagai wujud pemersatu kita sekalian dalam kehidupan majemuk di Bumi Tanaa Purai Ngeriman yang kita cintai bersama ini.
“salah satu tujuan melaksanakan pemecahan rekor tersebut. Selain mempromosikannya, juga meningkatkan ekonomi kerakyatan dan pendapatan bagi para perajin seraung. Tentunya diharapkan para perajin seraung terus berkreasi dan berinovasi, namun tidak mengabaikan kualitas produk dan warisan leluhurnya.” Pungkas Bupati dimimbar panggung utama TBS.
Penulis/Editor : Emanuel A
