
Asisten I Faustinus Syaidirahman membacakan sambutan Bupati pada rakor percepatan penanganan kemiskinan ekstrem di Gedung Aji Tullur Jejangkat (ATJ) Sekdakab Kutai Barat. Foto : Welin (Diskominfo).
Kominfokubar-Sendawar. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Kutai Barat melaksanakan Rapat Koordinasi untuk percepatan penanganan kemiskinan ekstrem, yang dihadiri Camat dan Petinggi serta Forkopimda, yang bertempat di Gedung Aji Tullur Jejangkat (ATJ) Sekdakab Kutai Barat. Kamis (02/02/2023).
Sambutan Bupati Kutai Barat FX. Yapan yang dibacakan oleh Asisten I Faustinus Syaidirahman menyampaikan, berdasarkan data dari BPS Kutai Barat dimana angka kemiskinan ekstrem di Kutai Barat berdasarkan individu pada tahun 2021 adalah sebesar 21% (36.549 Jiwa) dari 173.982 Jiwa. Dengan presentase yang cukup tinggi, hal ini membutuhkan komitmen dan konsistensi untuk mengentaskan hal tersebut.
“Oleh sebab itu pertemuan hari ini saya harapkan kita semua dengan seksama mendengarkan, menyimak setiap moment diskusi sebagai bentuk koordinasi seluruh pihak terkait dalam mengambil langkah dan kebijakan dalam rangka percepatan penanganan kemiskinan ekstrem diwilayah Kutai Barat.” Ungkapnya.
Lebih lanjut menurut Bupati rakor ini akan menghasilkan langkah strategis nyata dalam penanganan kemiskinan dan saya berpesan kiranya upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem ini tidak hanya sekedar wacana, akan tetapi diperlukan percepatan dan inovasi serta peran dari semua pihak secara terintegrasi.
Kemudian penanganan kemiskinan ekstrem ini perlu pendekatan secara menyeluruh melihat dari kemampuan ekonomi, kesehatan, sosial, budaya dan termasuk letak geografis, sehingga nantinya pengambilan kebijakan penanggulangan kemiskinan ekstrem dapat dirancang sesuai dengan karakteristik masing-masing wilayah kecamatan.
Dikatakannya kepada OPD terkait dapat menyusun rencana aksi yang disesuaikan dengan tupoksinya masing-masing terkait penanganan kemiskinan ekstrem ini, dengan output yang jelas, terukur dan tepat sasaran. Berdasarkan data yang ada saya juga menghimbau Camat, Petinggi dan Lurah dapat turut serta mendukung proses verfikasi dan validasi kondisi dan keadaan warga diwilayahnya yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem tersebut.
“Besar harapan saya bahwa dengan meningkatkan sinergitas maka saya yakin program kerja yang dilakukan dengan tujuan menurunkan angka kemiskinan ekstrem dapat kita capai demi Kutai Barat Yang Semakin Adil, Mandiri dan Sejahtera Berlandaskan Ekonomi Kerakyataan dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia.” Pungkasnya
Penulis : Welin. Editor : E. Akin
