
Maulidin Said Camat Kecamatan Melak memberikan bingkisan kepada 22 anak asuh Stunting. Foto : Natasya Dhea (Diskominfo).
Kominfokubar-Sendawar. Launching Gerakan Olah Bebaya Asuh Anak Stunting (GO BAAS) yang diselenggarakan melalui zoom meeting oleh pemerintah Kalimantan Timur. Untuk peserta dari Kutai Barat mengikuti dari Lt.II Ruang Rapat Kantor Kecamatan Melak, Jumat, 10/3/2023.
Gubernur Kalimantan Timur Dr. Ir. H. Isran Noor membuka Rapat Kerja Daerah Program Bangga Kencana yang bertepatan dengan Penurunan Stunting.
Dalam sambutannya menyebutkan Daerah-Daerah yang berpotensi serta tingkat kesejahteraannya. Daerah-daerah yang jauh seperti Mahulu itu turun 5 poin. Skala Provinsi itu turun karena daerah itu sangat susah dijangkau. Kalimantan Timur dari 7 indikator kesejahteraan, 5 yang bisa dicapai yakni indeks perkapita, indeks pembangunan manusia, ratio, tingkat kemiskinan dan umur harapan hidup.
Maulidin Said Camat Kecamatan Melak menyebutkan Penanganan stunting ini telah menjadi perhatian bagi seluruh pemerintah daerah di Indonesia, tidak terkecuali di Kubar oleh sebab itu semua elemen harus berkolaborasi dalam penanganan stunting.
Kita mungkin tidak bisa membuat 0 tetapi kita berupaya mengurangi angka stunting dengan berkomitmen untuk melakukan percepatan penurunan angka stunting di Kubar.
”Saya memiliki harapan besar agar angka stunting di Kabupaten Kutai Barat dapat terus di tekan,” Tuturnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bingkisan kepada 22 anak asuh stunting yang ada dalam wilayah kecamatan Melak, harapan kita dari data jumlah tersebut itu bagaimana upaya kita agar bisa menurunkannya.
“saya mengharapkan kepada ibu-ibu nanti yang menerima manfaat bingkisan ini untuk berkomitmen, konsisten untuk mengatur dan menyampaikan makanan ini sampai ke anak-anak tersebut” Ujarnya.
Penulis : Natasya Dhea. Editor : E. Akin.
