
Kepala Kesbangpol Kutai Barat Suwito Menyampaikan Sambutan Pada Sosialisasi Pendidikan Politik. Gedung BPU Kecamatan Penyinggahan. Selasa (5/8/ 2023). Foto : Ester.
KOMINFOKUBAR-PENYINGGAHAN. Dalam rangka meningkatkan pengembangan kehidupan berdemokrasi dan kesadaran hak dan kewajiban masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara menjelang pelaksanaan pemilu dan pilkada serentak tahun 2024. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kutai Barat menggelar sosialisasi pendidikan politik bagi masyarakat di Kecamatan Penyinggahan. Bertempat di gedung BPU Kecamatan Penyinggahan. Selasa (5/8/ 2023).
Sebanyak 90 peserta yang mengikuti kegiatan terdiri dari Kepala Desa,Ketua BPD,Perangkat Desa ,Ketua RT, tokoh Masyarakat, tokoh agama, Perempuan, Lembaga, Organisasi serta para pelajar yang berstatus sebagai pemilih pemula.
Sesuai edaran Dirjen Politik Nomor 200/3177/POLPUM Tahun 2016 tentang pelaksanaan kegiatan pendidikan politik. Bahwa pendidikan politik memiliki peran penting dalam memperkuat konsolidasi demokrasi Indonesia.
Dalam sambutan tertulis Bupati Kutai Barat FX. Yapan yang dibacakan Kepala badan Kesbangpol Kutai Barat Suwito berharap Kesbangpol, KPUD, Bawaslu, Forkopimda serta kecamatan melalui kegiatan ini dapat meningkatkan sinergisitas. Agar pelaksanaan pemilu mendatang Kutai Barat telah siap untuk turut serta mensukseskannya.
“Sudah menjadi tanggung jawab bersama agar masing-masing pemilih lebih aktif partisipatif mensukseskan agenda ini”, ucapnya.
“Saya berharap agar para peserta melalui kegiatan sosilisasi ini memiliki pemahaman yang mendalam terkait pemilu sehingga dapat menggunakan haknya pada pemilihan kepala daerah dengan memilih kepala daerah yang berkualitas”, sambungnya.
“Ini tahun politik, mari kita saling bergandengan tangan dan selalu menjaga lingkungan yang kondusif, aman dan damai”, harapnya.
Pada Tahun 2024 akan melaksanakan dua agenda pesta demokrasi, yakni pemilihan DPD, DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan Pemilihan Presiden. Kemudian pemilihan gubernur dan bupati/walikota. Pemilihan itu semua adalah sebagai sarana perwujudan kedaulatan rakyat untuk menghasilkan wakil rakyat dan para pemimpin bangsa. Hal ini merupakan upaya perwujudan pemerintahan yang demokratis berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945.
Beliau juga berharap kepada peserta agar dapat memanfaatkan forum ini secara optimal. Untuk meningkatkan pemahaman dan memperluas wawasan. Supaya ilmu-ilmu yang diperoleh bisa diimplementasikan dalam masyarakat.
“Mulailah mengedukasi masyarakat untuk tidak golput, berikan pemahaman kepada masyarakat betapa pentingnya mensukseskan pemilu yang akan datang agar nanti menghasilkan figur pemimpin yang sesuai di masa mendatang untuk Kutai Barat Hari esok lebih baik dari hari ini”, Tutup Suwito.
Sementara Ketua KPU Kutai Barat melalui Komisioner KPU Devisi SDM, Sosdiklih dan Permas Johanes Nuel membawa materi sosialisasi tentang tahapan dalam pemilu serentak 2024 dimulai sejak Mei 2023 hingga penetapan Presiden terpilih.
Lalu materi dari Bawaslu yang disampaikan oleh Komisioner Devisi HPPH Tabita, terkait pentingnya pengawasan, wewenang dan kewajiban dalam penyelenggaraan pemilu sehingga terwujud adanya transparansi dan keadilan serta kejujuran dalam penyelenggaraan Pemilu.
Penulis : Ester
