
Foto Bersama Para Workshop Dukungan Perhutanan Sosial Bagi Perempuan Dan Generasi Muda di Kabupaten Kutai Barat. Hotel Loveta, Kec. Barong tongkok. Senin (16/10/23). Foto : Rahma.
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Yayasan Kawal Borneo Provinsi Kalimantan Timur menggelar Workshop Dukungan Perhutanan Sosial Bagi Perempuan Dan Generasi Muda di Kabupaten Kutai Barat. Bertempat di Hotel Loveta, Kec. Barong tongkok. Senin (16/10/23).
Kepala Bidang dari Bapeddalitbang Kutai Barat Yuli Apriyani saat membacakan sambutan tertulis Bupati Kutai Barat. Menyebut Perhutanan Sosial adalah salah satu program pemerintah Republik Indonesia untuk mendorong akses kelola dan pemberdayaan masyarakat didalam dan di sekitar kawasan hutan.
Sehingga workshop dukungan perhutanan sosial digelar sesuai amanat Sesuai peraturan perundang – undangan menteri lingkungan hidup dan kehutanan nomor 9 tahun 2021. Bahwa sistem pengelolaan hutan lestari yang dilaksanakan dalam kawasan hutan negara atau hutan hak/hutan adat hendaknya dilaksanakan oleh masyarakat setempat atau masyarakat hukum adat sebagai pelaku utama.
Guna untuk meningkatkan kesejahteraan, keseimbangan lingkungan dan dinamika sosial budaya dalam bentuk Hutan Desa (HD), Hutan Kemasyarakatan (HKm), Hutan Tanaman Rakyat (HTR), Hutan Adat (HA) dan Kemitraan Kehutanan (KK).
Supaya peningkatan kesejahteraan tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) maupun Hasil Hutan Kayu (HHK) yang dikelola secara lestari.
Maka Diharapkan acuan untuk melakukan koordinasi, sinergi, sinkronisasi dan harmonisasi dalam melaksanakan percepatan pengelolaan perhutanan sosial dengan melibatkan banyak pihak termasuk perempuan dan generasi muda.
Sehingga kesepahaman antar pihak akan pentingnya peran dan partisipasi perempuan dan generasi muda dalam pengelolaan Perhutanan sosial di Kabupaten Kutai Barat. Serta Membedah praktik baik, tantangan dan pembelajaran PSPGM dalam usaha mendorong pelibatan perempuan dan generasi muda dalam mengelola wilayah dan pengembangan usaha perhutanan sosial.
Dalam workshop tersebut diikuti beberapa kampung yaitu kampung Intu Lingau, Kampung Lakant Bilem, Kampung Tutung dan Kampung Juhan Asa. Kemudian beberapa OPD yang mengikuti yaitu Dinas Komunikasi dan Informatika , Dinas Pertanian , Dinas P2KBP3A dan Bapeddalitbang.
Penulis : Rahma
