1 Unit Rumah Tinggal Kelurahan Simpang Raya Terbakar

Rumah tinggal yang terbakar di Jalan Sultan Hasanuddin No. 44 RT. 3 Kelurahan Simpang Raya, Senin (06/11/2023). Foto : Lilis.

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR. Kebakaran kembali melanda rumah tinggal di Jalan Sultan Hasanuddin No. 44 RT. 3 Kelurahan Simpang Raya, Senin (06/11/2023) malam sekitar pukul 21.00 Wita.

Dan berhasil dipadamkan selama kurang lebih 1 jam sekitar pukul 23:00 wita oleh Pemadam Kebakaran. Yang mana ada 4 unit pemadam yang dikerahkan dan dibantu oleh Kepolisian yang juga sedang berpatroli.

“Kejadian bisa terjadi dimula oleh cucu yang  meminta nugget kepada orangtuanya. Dan pada akhirnya si ibunya memasak nugget tersebut. Dari sanalah penyebab terjadinya penyebaran api karena lupa mematikan kompor tersebut setelah selesai memasak langsung masuk kekamar. Dan api menyambar lemari meja kompor lalu api menyambar ke atas. Kami tidak tahu karena kami diwarung bersama cucu makan nugget itu. Begitu dengar suara pas lihat api sudah sampai keatas makan plapon. Terus saya dobrak pintu kamar anak saya suruh keluar anak sama menantu saya dikamar,” ungkap Sudardi (55) menjelaskan kronologi kejadian.

Ia jelaskan bahwa pada saat kejadian sedang berjualan diwarung samping rumah dan hanya anak dan menantu yang dirumah tersebut. Dan tidak ada harta benda yang dapat diselamatkan.

“Itu terjadi sangat cepat sehingga tidak dapat menyelamatkan seluruh barang yang ada. Hanya menyelamatkan gas elpiji agar tidak terjadi ledakan dan mengakibatkan kebakaran besar hingga rumah tetangga. Saya masuk kedapur menyelematkan tabung gas, saya buka, saya lempar keluar. Habis itu saya amankan kendaraan. Lalu warga sebelah datang ke lokasi pemadam untuk melaporkan,”bebernya.

Bangunan yang terbakar tersebut berukuran 10×14 meter. Dan ada terdapat 6 jiwa dan 2 KK. Dimana masih terdapat 2 anak sekolah yaitu anak pertama serta cucu pertama dari Bapak Sudardi yang mana sehari-hari bekerja selaku kuli bangunan(swasta). Dan sementara mendiami warung disebelah rumah yang terbakar tersebut bersama seluruh keluarga.

Tidak lupa, ia juga menghimbau kepada seluruh warga agar kejadian tersebut tidak terjadi lagi dan dapat lebih berhati-hati terhadap api ketika sedang bemasak.

“Saya himbau agar warga lainnya dapat berhati hati juga agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. Apalagi sambil bemasak dan sering meninggalkan kompor dan ini menjadi sebab musabab jadi apabila memasak cukup fokus kesatu pekerjaan saja”, pesan Sudardi yang merupakan korban dari musibah tersebut.

Penulis : Lilis

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id