
Seminar Akhir Penyusunan Naskah Akademik Pemberian Insentif Dan Kemudahan Penanaman Modal. Ruang Koordinasi, Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat, Sendawar. Rabu (01/11/2023). Foto : Natasha
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kutai Barat menggelar seminar akhir dengan ULS-UNMUL tentang Penyusunan Naskah Akademik Pemberian Insentif Dan Kemudahan Penanaman Modal. Berlangsung di Ruang Koordinasi, Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat, Sendawar. Rabu (01/11/2023).
Plt. Kepala DPMPTSP Kutai Barat Aldofus Eduardus Pontus mengungkapkan Kegiatan ini adalah kelanjutan dari penyampaian draft pada seminar pendahaluan dan pasca pengumpulan data. Dimana kurang lebih 2 bulan setelah pertemuan pertama (seminar pendahuluan) menghasilkan dokumen akhir perencanaan akademis untuk PERDA insentif dan kemudahan modal.Guna mendukung penyusunan strategi promosi penanaman modal. Untuk menyusun rencana induk promosi penanaman modal Kabupaten Kutai Barat. agar meningkatkan nilai investasi di Kutai Barat.
“Semoga melalui kegiatan ini akan memberikan informasi dan pemahaman untuk mendukung penyusunan strategi promosi penanaman modal, menyusun rencana induk promosi penanaman modal Kabupaten Kutai Barat yang nanti akan mengatur tata kelola promosi penanaman modal Kabupaten Kutai Barat sehingga kedepannya dapat menghasilkan peningkatan nilai investasi diwilayah Kabupaten Kutai Barat“, ucapnya.
Aryo Subroto dari ULS-UNMUL menyebut Kabupaten Kutai Barat telah memiliki Peratutaran Daerah Nomor 16 Tahun 2013 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal. Namun hingga kini pelaksanaannya belum maksimal. Karena ada perubahan dari peraturan perundangan–undang yang mengatur tersebut diganti dengan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2019. Sehingga hal itu menjadi landasan untuk melakukan penyesuaian dan perubahan.
“Harapan dari kegiatan Penanaman Modal dan Pemberian Insentif ini kedepannya tidak sebagaimana pihak-pihak yang sebelumnya tapi lebih ke aplikatif dilapangan, masyarakat lebih mendapatkan manfaat dari kegiatan ini sehingga investasi Kutai Barat ini lebih meningkat”, ucapnya.
Nantinya pemberian insetif dan kemudahan penanaman modal akan menstimulasi dan menarik para investor untuk berinvestai di kutai barat. sehingga kemampuan dan pertumbuhan ekonomi daerah meningkat.
Penulis : Natasha
