
Bupati Kutai Barat, FX. Yapan Saat Menyampaikan Sambutan Dan Arahan Pada Rapat Koordinasi Untuk Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem. Ruang Rapat Kantor Bappedalitbangda, Sendawar. Selasa (07/05/2024). Foto : Welin.
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kutai Barat menggelar rapat koordinasi untuk percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem, yang dibuka oleh Bupati Kutai Barat, FX. Yapan dengan didampingi Wakil Bupati, H. Edyanto Arkan dan Sekretaris Daerah, Ayonius. Bertempat di Ruang Rapat Kantor Bappedalitbangda, Sendawar. Selasa (07/05/2024).
Dalam sambutan Bupati Kutai Barat FX. Yapan menyampaikan, dalam mengambil langsung percepatan ini tentu saja membutuhkan komitmen dan konsistensi kita untuk mengentaskan hal tersebut.
“Oleh sebab itu pada pertemuan hari ini saya mengharapkan semua partisipan mengikuti dengan seksesama, menyimak setiap moment diskusi sebagai bentuk koordinasi seluruh pihak terkait dalam mengambil langkah dan kebijakan dalam rangka percepatan penanganan kemiskinan ekstrim diwilayah Kutai Barat.”, ungkapnya.
Berdasarkan Informasi yang dihimpun, bahwa estimasi jumlah kemiskinan di Kutai Barat pada tahun 2021 adalah 0,51% dan pada tahun 2022 mengingkat menjadi 1,68% sedangkan pada tahun 2023 kembali menurun menjadi 0,17%. Hal ini tentu patut disyukuri karena angka kemiskinan di Kutai Barat dapat menurun pada tahun 2023 lalu, Keberhasilan pencapaian penurunan angka kemiskinan ini tentu saja berkat dukungan seluruh pihak terkait.
“Oleh karena itu saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya baik kepada pemerintah, dunia usaha,serta unsur masyarakat yang telah berkerjasama serta saling bahu membahu sehingga target tersebut dapat terapai, namun kita tidak boleh berpuas hati begitu saja karena tujuan kita adalah angka kemiskinan ekstrem di Kutai Barat dapat mencapai 0%, angka itu lah yang seharusnya kita raih pada akhirnya.”, sambung Bupati Kutai Barat.
Lebih lanjut FX. Yapan, berharap melalui rapat koordinasi ini dapat dilakukan evaluasi kegiatan penangulangan kemiskinan untuk menghasilkan perencanaan yang lebih baik lagi dari sebelumnya, terutama dalam melakukan pemenuhan hak dasar, pengurangan beban hidup, dan perbaikan kualitas hidup masyarakat dengan meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat.
Maka untuk mewujudkan penurunan angka kemiskinan, tentunya dibutuhkan komitmen bersama dan kerja keras berbagai pihak terkait.
“Oleh karena itu saya menegaskan kepada seluruh perangkat daerah, terkusus Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kelurahan serta Para Camat agar dapat menyusun rencana aksi yang menyesuaikan dengan tupoksi masing-masing baik dalam hal intervensi maupun kebijakan terhadap penghapusan kemiskinan ekstrem ini dengan outpun yang jelas, terukur dan tepat sasaran.”, tegasnya
Tidak lupa FX. Yapan menghimbau agar langkah penaganan dan penghapusan kemiskinan ekstrem menjadi lebih terarah, tersusun dan tepat sasaran. Ia juga berpesan kepada tim koordinasi penanggulangan kemiskinan yang merupakan gabungan dari semua perangkan daerah,untuk mampu menelaah kondisi kemiskinan dan kerentanan masyarakat di Kutai Barat.
“Besar harapan saya agar dapat memanfaatkan forum ini secara optimal dengan berpartipasi aktif dalam memberikan saran dan masukan sehingga apa yang menjadi maksud dan tujuan dari kegiatan ini bagi kemajuan masyarakat di Kutai Barat dapat terlaksana, terutama dalam mendukung terwujudnya misi Pemerintah pada butir pertama, yakni “Meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pengembangan ekonomian masyarakat melalui pengemabngan ekonomi kerakyatan berbasis kawasan berdasarkan potensi unggul lokal secara berkelanjutan”.”, pungkasnya.
Penulis : Welin | Editor : Donni
