
Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat, Yuyun Diah Setiorini Menyampaikan Sambutan Pada Pembukaan Festival Danau Kelumpang. Rabu (26/06/2024). Foto : Natasha.
KOMINFOKUBAR-KELUMPANG. Kembangkan destinasi pariwisata Kutai Barat, rangkaian Festival Danau Kelumpang yang berlangsung dari tanggal 26 Juni hingga 3 juli resmi dibuka.
“Seluruh peserta serta masyarakat yang menyaksikan kiranya festival ini dapat dijadikan sebagai momentum saling menunjukkan keberagaman seni dan budaya yang dimiliki serta menjunjung sportifitas yang dapat menggugah rasa persatuan dan kesatuan kita agar bangga menjadi bagian dari keberagaman dalam Kutai Barat.”, ucap Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat, Yuyun Diah Setiorini pada pembukaan Festival Danau Kelumpang, Kampung Kelumpang. Kec Mook Manar Bulatn. Rabu (26/06/2024).
Festival yang diikuti dari perwakilan 4 kabupaten/kota menjadi momen untuk gencar melestarikan adat, budaya dan potensi wisata Danau Kelumpang. Melalui Festival, Danau Kelumpang menjadi destinasi alam kutai barat yang menarik kaum milenial. Dengan harapan, akan kearifkan lokal semakin dikenal serta semakin banyak kunjungan wisatawan atau turis dari lokal hingga luar domestik.
“Ini merupakan momentum untuk kita bersama-sama untuk bergerak mempopulerkan potensi wisata alam serta kearifan lokal yang menjadi warisan peninggalan leluhur yang harus terus menerus kita junjung tinggi.”, ungkapnya.
Festival Danau Kelumpang merupakan hasil keluaran dari karakteristik potensi dari Kutai Barat. Sebab sektor pariwisata kutai barat sangat berpotensi pada alam yang menjadi keunggulan dari daerah lain. Sehingga Kutai Barat dijuluki “Negeri Seribu Jantur” yang dilaunching oleh Dinas Pariwisata Kutai Barat pada bulan mei.
“Kiranya dapat terus dapat bersemangat untuk menyelenggarakan kegiatan yang sangat baik ini, libatkan dan jalin sinergitas sertas komunikasi bukan hanya dengan pemerintah provinsi/kabupaten akan tetapi juga dengan seluruh pihak swasta, perusahaan, organisasi kemasyarakatan, perbankan, lembaga adat bahkan paguyuban sehingga acara ini kedepannya dapat dikemas dengan lebik berkreasi dan inovasi-inovasi dapat lebih dikembangkan.“, sebutnya.
Dalam kesempatan itu, Camat Mook Manar Bulatn, Pit Anugrah mendorong masyarakat untuk pengembangan dan pelestarian seni, budaya dan sejarah kampung kelumpang. Agar menjadi daya tarik dan potensi yang memberi dampak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Mudah-mudahan melalui festival ini roda perekonomian masyarakat Kampung Kelumpang dapat semakin maju , maka dari itu teruslah berkreasi dan berinovasi untuk kemajuan dan masyarakat kampung Kelumpang.” sebutnya.
Peliput/Penulis : Natasha | Editor : Donni
