
SENDAWAR – Isra Mi’raj merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa ini Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam, oleh sebab itu makna terbesar dalam Isra Mi’raj adalah solad lima waktu. Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati H Edyanto Arkan SE ketika memberikan sambutan dalam acara peringatan hari besar Isra Mi’raj tahun 1438 H yang dipusatkan di Islamic Center Kecamatan Melak dengan menghadirkan Habib Alwi Al Muhdlor dari Jawa Timur, Rabu malam (3/5).
Wabup menambahkan, dalam Isra, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam “diberangkatkan” oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Lalu dalam Mi’raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu. Dimana shalat merupakan media untuk mencapai kesalehan spiritual individual hubungannya dengan Allah. Shalat juga menjadi sarana untuk menjadi keseimbangan tatanan masyarakat yang egaliter, beradab, dan penuh kedamaian.
Bagi umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika inilah salat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti ini. Walaupun begitu, peristiwa ini juga dikatakan memuat berbagai macam hal yang membuat Rasullullah SAW sedih.
Wabup juga menuturkan bahwa Pemkab Kubar menyambut baik adanya kegiatan semacam ini yang dilaksanakan oleh pengurus cabang Nahdlatul Ulama, tidak hanya dilakukan di Islamic Center tetapi dibeberapa tempat dakwah, ini adalah tidak lain untuk memanfaatkan ilmu yang yang dibawa oleh Habib Alwi Al Muhdlor yang jarang-jarang dapat kita dengarkan, untuk itu melalui kesempatan ini mari kita dengarkan apa yang disampaikan, karena dalam ilmu agama kita selalu belajar.
Selanjutnya Pemkab Kubar juga mengharapkan kaum muslimin dan muslimat di Kubar untuk terus menjaga kerukunan sesama Muslim dan umat-umat diluar Muslim, ini merupakan upaya menjaga keharmonisan dalam mendukung percepatan pembangunan di Kubar. Mudah-mudahan melalui tausiah yang disampaikan dapat menjadikan sesuatu yang sangat berharga bagi kita, sehingga mampu menambahkan keimanan dan ketaqwaan bagi kita.(hms10)
