
SENDAWAR – Pemadaman total listrik dengan durasi cukup panjang terhadap pelanggannya oleh PT PLN Rayon Melak, Kutai Barat (Kubar) kembali terjadi sejak Minggu (7/5) mulai pukul 21.35 Wita hingga Senin (8/5/) sore. Warga masyarakat (pelanggan) listrik PLN di sejumlah kecamatan di Kubar dan dalam Kota Sendawar kembali mengeluhkan kondisi itu. Mereka mengakui akibat pemadaman listrik secara total dengan waktu yang panjang, membuat aktivitas mereka rugi.
Dikonfirmasi terpisah, Manager PLN Rayon Melak, Suhariyanto mengakui pemadaman karena terjadi gangguan jaringan. Dia menyebut saat cuaca buruk pada Minggu malam, kemungkinan ada dahan dan ranting kayu menimpa kabel jaringan. “Seluruh petugas PLN Rayon Melak sedang bekerja dilapangan mencari gangguan sistem itu diseluruh jaringan dalam Kota Sendawar hingga keluar. Saya perkirakan terjadi retak ‘Isolator’ dijaringan,” jelasnya.“Kemungkinan gangguan itu terjadi di kawasan Busur Barong Tongkok hingga ke kawasan perkantoran Pemkab Kubar. Bahkan jaringan kabel diluar ada yang terganggu karena kayu menjulang diatas jaringan kabel. Itu sangat menggangu saat cuaca buruk,” sebut Suhariyanto.
Sebelumnya, Suhariyanto menyebut PLN Melak saat ini kekurangan daya sekitar 20 Mega Watt (MW) untuk menerangi Kota Sendawar dan beberapa kecamatan diluarnya. Dia menyebut rencana penambahan mesin pembangkit sudah disampaikan kepada PLN wilayah Kaltim. “Penambahan pembangkit di programkan oleh PLN wilayah Kaltimra. Agar terealisasi ditengah tahun ini, karena sistim Melak kekurangan daya sekitar 20 MW,” imbunya.
Untuk diketahui, pantauan langsung media ini, hingga berita ini diturunkan, sejumlah kecamatan di dalam Kota Sendawar dan beberapa kecamatan lain diluarnya, masih terjadi pemadaman listrik PLN. Belum diketahui, kapan listrik milik negara itu akan kembali normal. (hms36)
