Wabah Covid-19, Tidak Putuskan Silahturahmi Dengan Sesama.

Keterangan pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Masyarakat  harus memahami makna menjaga jarak (physical distancing), Pemerintah Kutai Barat tegaskan jangan menghindari apalagi mengucilkan warga kluster Gowa yang mendominasi  kasus Covid-19 di masyarakat Kutai Barat, namun harus mendukungnya dalam pemulihan dan tetap menjaga jarak fisik. Jum’at, 17 April 2020.

Melansir dari Kompas.com dengan judul “WHO Gunakan Istilah Physical Distancing, Al Jazeera” dalam sebuah konferensi pers harian 20 Maret lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menggunakan istilah physical distancing atau jarak fisik sebagai cara untuk menghindari penyebaran virus corona lebih luas, langkah ini disebut sebagai “arah yang tepat” oleh para ahli. “Social distancing atau jarak sosial terdengar seperti orang-orang harus berhenti berkomunikasi satu sama lain. Sebaliknya, kita harus menjaga sebanyak mungkin komunitas yang dapat dijaga selama melakukan physical distancing atau jarak fisik,” kata Profesor Sosiologi di Universitas Stanford AS Jeremy Freese sebagaimana dikutip Al Jazeera.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur menuturkan, dalam Konferensi Pers bahwa masyarakat di Kutai Barat khususnya agar tidak  memusuhi atau mengucilkan masyarakat serta keluarga yang terpapar/positif ataupun yang sudah dinyatakan negatif dan dipulangkan untuk jalani karantina mandiri secara ketat dirumah.

“Jangan membenci dan jangan panik, sebaliknya mereka ini harus didukung dalam pemulihannya terutama keluarga terdekatnya, hal ini penting agar imunitas terjaga dan tidak dalam tekanan fisikologis (stres) sebaliknya jika seseorang stres jangankan dalam keadaan sakit orang sehat saja bisa patal karena imunitasnya lemah,” jelasnya usai memberikan keterangan pers di Media Center penanganan Covid-19 Kutai Barat.

Dikatakannya lebih lanjut masyarakat harus tetap bersosialisasi dengan lingkungan dan tetangga dengan tetap disiplin menjaga jarak minimal 2 meter dan selalu mencuci tangan, memakai masker dan selalu utamakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan tidak berkumpul untuk sementara waktu.

“Sosialisasi ini penting selain dalam rangka tetap membangun silahturahmi juga sebagai sarana mengedukasi masyarakat agar dapat memahami dan memberi informasi yang benar terkait penyebaran virus corona ini, jangan mengambil kesimpulan sendiri nanti dapat meresahkan warga,” tutupnya. kominfo Lsr.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id