
Wakil Bupati Kutai Barat saat melakukan konferensi pers di Media Center penanganan Covid-19 di Kutai Barat.kominfo.kutaibaratkab.go.id
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Wakil Bupati Kutai Barat secara resmi mengumumkan 1 orang berinisial (S) Negatif, 4 orang masih menunggu hasil Swab Test dan Hari ini Jum’at (24/04/2020) sudah 7 (tujuh) orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 hasil Sweb Test dengan alat polymerase chain reaction (PCR) rayon kalimantan dari BBLK Surabaya, berinisial 1. KB2 (A), 2. (AN), 3. (SB), 4. (G), 5. (H), 6. (MA), 7. (SN). Total pasien terkonfirmasi positif (PCR) menjadi 8 orang dengan 1 orang pasien yang sudah jalani perawatan di RSUD HIS Kutai Barat. Ungkapnya, didampingi Perwakilan polres Kutai Barat, Perwakilan Kodim 0912 Kutai Barat, Sekretaris Daerah Kutai Barat saat konferensi pers. Di Media Center Penanganan Covid -19 Kutai Barat. Jum’at, 24 April 2020 malam Pukul 20.00 Wita.
Lebih lanjut Wail Bupati Kutai Barat H. Edyanto Arkan menyampaikan, “dengan adanya peningkatan kasus terkonfirmasi positif di Kutai Barat, maka dihimbau jangan memberikan stigma negatif kepada para pasien, keluarganya dan wilayah yang memiliki kasus positif, namun harus bersatu dalam memutus mata rantai penyebaran wabah virus ini,” terangya.
“Mari Masyarakat Kutai Barat terus tingkatkan kewaspadaan dengan menjaga jarak, tidak keluar rumah jika tidak ada yang mendesak, terus galakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), makan makanan bergizi, buah-buahan dan sayur,” Wakil Bupati mengingatkan.
Lebih lanjut Wakil Bupati menegaskan seluruh stakeholder masyarakat Kutai Barat, yang berada diluar wilayah Kutai Barat untuk tidak kembali atau menunda dulu semetara waktu hingga keadaan sudah aman. demikian juga masyarakat di Kutai Barat dapat menahan diri agar tidak keluar Kutai Barat, mari mendisiplinkan diri, bersatu dan bergotong-royong memutus rantai penyebaran Covid-19 ini dengan bekerja, belajar dan beribadah dari dirumah,” pesan Wakil Bupati.
Untuk diketahui hingga Jum’at (2404/2020) jumlah orang dalam pemantauan (ODP) 208 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 8, orang tanpa gejala (OTG) 24 orang, selesai pemantauan 157 orang dan Proses Pemantauan 51 orang, dan pelaku perjalanan sudah mencapai 3.667 orang. Kominfo.
