
Sekdakab Kutai Barat saat melakukan konferensi pers di Media Center penanganan Covid-19 di Kutai Barat.kominfo.kutaibaratkab.go.id
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Sekretaris Daerah Kutai Barat kembali mengumumkan sudah 12 (Dua belas) orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 hasil Sweb Test alat polymerase chain reaction (PCR) dari BBLK Surabaya, ada tambahan 1 orang warga positif Covid hari ini berinisial : AS (47). Ke 12 (Dua belas) orang tersebut sebarannya 4 orang dari PKM Bongan, 6 orang dari PKM Melak, 1 orang PKM Sekolaq Darat dan 1 orang dari PKM Damai. Ungkap Sekretaris Daerah Kutai Barat. Di Media Center Penanganan Covid -19 Kutai Barat. Minggu, 26 April 2020 malam Pukul 20.00 Wita.
Lebih lanjut Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur menjelaskan, “ke 12 ( Dua belas) orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ini sebarannya ada dibeberapa tempat oleh sebab itu, masyarakat Kutai Barat harus patuhi protokol yang dikeluarkan pemerintah, untuk sementara menghentikan aktivitas keluar masuk wilayah Kutai Barat, kecuali logistik kebutuhan pokok, alat kesehatan, bahan bakar minyak dan keadaan darurat kesehatan,” jelasnya.
jika tinggal didaerah zona merah terpapar Covid-19, kita tidak boleh meninggalkan ataupun mendatangi wilayah tersebut supaya tidak menjadi penyebar wabahnya, namun tetap dirumah, tingkatkan kewaspadaan, menjaga jarak (physical distancing) dengan selalu menggunakan masker bila keluar rumah dan terapkan pola hidup sehat,” tegas Sekdakab Kutai Barat.
Terkait isu dimasyarakat agar identitas dan daerah pasien disebutkan, Kadiskes Kutai Barat Ritawati Sinaga, menanggapi bahwa ada kode etik kedokteran dan protokol penanganan Covid-19, agar merahasiakan identitas pasien, hal tersebut untuk menjaga privasi dan kondisi psikologis pasien dan keluarganya,” tegas Ritawati.
Lebih lanjut Ritawati mencontohkan ada didaerah lain keluarga pasien yang positif tidak bisa berbelanja kebutuhan sehari-hari dan bahkan dikucilkan tidak boleh keluar rumah karena masyarakat sekitarnya tahu dan ditakuti, inikan berdampak kurang baik bagi warga tersebut, oleh karena itu masyarakat juga diminta dukungannya untuk saling menjaga dan mendukung, namun tetap dalam kewaspadaan,” jelasnya
Untuk diketahui hingga Minggu, (26/04) jumlah orang dalam pemantauan (ODP) 210 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 8, orang tanpa gejala (OTG) 35 orang, selesai pemantauan 163 orang, Proses Pemantauan 47 orang dan pelaku perjalanan sudah mencapai 4.021 orang. Ke 12 orang Pasien Positif Covid-19, saat ini jalani perawatan dan karantina di Asrama Paskibra dan RSUD HIS.
Semanatara dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan Bentian Besar pelaku perjalanan mencapai 703 orang dan kendaraan masuk sekitar 446 unit. Kominfo.
