Diharapkan, Masyarakat Tidak Mendahului Hasil Pemeriksaan Kesehatannya.

Salah satu petugas, di asrama karantina, Widodo saat lakukan rapid test kedua. dok Widodo. kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Hanya Pengabdian dan Tanggung Jawab Moral yang melandasi perjuangan para petugas melaksanakan tugas dilapangan baik para medis, petugas keamanan dan media yang bekerja digarda terdepan menghadapi bahaya dan tantangan yang tidak sesederhana dilihat mata serta sangat rentan terpapar Covid-19, patut mendapat apresiasi dan dukungan moril bukan justru sebaliknya.

Salah satu anggota keamanan di Asrama Paskibra dan Pramuka tempat dikarantinanya para pasien Covid-19 Kutai Barat, Kabid Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kutai Barat Widodo selaku Tim Pengamanan, membenarkan telah dilakukan rapid test pertama pada tanggal 16 April 2020 lalu dan kedua rapid test pada tanggal (25/04/2020) pagi pukul 8:31 wita kedua hasil pemeriksaan tersebut dinyatakan negatif, namun untuk lebih memastikan saat ini sedang dilakukan pengambilan sampel Swab Tast di RSUD HIS.

“Benar saya sudah dilakukan rapid test kedua kalinya dan hasilnya negatif namun saya masih kurang yakin saat ini sedang dilakukan pengambilan sampel Swab untuk dilakukan pemeriksaan dangan alat PCR agar tidak diragukan hasilnya, mohon doa dan dukungan teman-teman semoga hasilnya juga negatif. hingga saat ini saya tidak merasa ada keluhan,” harapnya saat dihubungi via telepon dan Aplikasi WhatsApp oleh media kominfo Kutai Barat.

Sementara menurut  Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat Ritawati Sinaga, saat di konfirmasi via telepon Siang ini pukul 11.00 Wita. hasil pemeriksaan rapid test itu bukan diagnostik namun hanya untuk screening, seleksi atau pilah antara yang berpotensi atau tidak berpotensi covid-19. Namun yang diagnostik untuk Covid-19 itu adalah real time Polymerase chain reaction ( PCR ) atau (RT-PCR),” jelasnya.

“Terkait salah satu anggota keamanan gugus tugas penanganan Covid-19, Bapak Widodo Satpol PP Kutai Barat tersebut, orangnya sangat proaktif dan sudah mengikuti protokol kesehatan, beliau sudah menjalani pemeriksaan rapid test dan hari ini akan diambil sampel Swabnya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, mudah-mudahan sejak hari ini hingga 10 (sepuluh) hari kedepan sudah ada hasilnya dan negatif, karena sekarang dimana-mana wilayah dan transfortasi pada dilockdown agak lama proses,” harapnya.

Terkait informasi yang beredar di media sosial bahwa ada anggota Satpol PP Kutai Barat yang terindikasi Covid-19 hasil repid tes, Kepala Satpol PP Kutai Barat Nadisius, mengatakan kepada media kominfo, “masyarakat dan anggota Satpol PP Kutai Barat untuk tidak mendahului hasil pemeriksaan kesehatan yang bersangkutan apalagi membuat kesimpulan yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Itu semua dapat merugikan semua pihak,” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskan Kasatpol PP Kutai Barat, Beliau itu saat ini sedang mengikuti protokol kesehatan dan dibebas tugaskan sementara waktu untuk jalani isolasi mandiri sambil menunggu hasil pemeriksaan kesehatannya. untuk anggota lainnya agar tetap melakukan tugas seperti biasa dan terapkan protokol pemerintah seperti ; jaga jarak, pakai masker, jaga kesehatan jika kurang sehat segera melakukan pemeriksaan,’ pungkasnya. Kominfo.

 

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id