
Sekdakab Kutai Barat saat Konferensi pers di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. kominfo.kutaibaratkab.go.id
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Kehadiran dan kegiatan konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat ini, sebagai bentuk spirit dan dukungan moral kepada masyarakat dan khususnya teman-teman kita yang berkerja siang dan malam digarda terdepan dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kutai Barat hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kutai Barat, didampingi Asisten I dan Asisten II Setdakab Kutai Barat, Perwakilan TNI dan Polri, Kadishub Kutai Barat. Di media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Selasa, 05 Mei 2020 Sore.
Lebih lanjut Daerah Kutai Barat Yacob Tullur menjelaskan, “Bisa saja kita lakukan konferensi pers secara streaming atau virtual namun kita muncul disini sebagai bentuk dukungan moral kepada masyarakat bahwa kita ada untuk mereka terutama teman-teman yang berjuang digarda terdepan siang dan malam untuk mendata dan melaporkan datanya. Setiap orang pasti punya rasa takut, apalagi dengan wabah Covid-19 yang tidak kelihatan ini,”terang Sekdakab Kutai Barat.
Sekdakab menambahkan terkait data kendaraan yang masuk dalam wilayah Kutai Barat sebenarnya sudah menurun. “Terdata dari 335 unit kendaraan masuk 275 nya adalah kendaraan yang membawa logistik kebutuhan pokok, karyawan dan logistik bahan khusus dari perusahaan sawit, artinya banyaknya kendaraan yang masuk tersebut bukan kunjungan manusia tetapi mengangkut kebutuhan pokok,” jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan Sekdakab Kutai Barat, “masyarakat tetap menjaga jarak, selalu berhati-hati, tetap pakai masker jika keluar rumah dan terapkan pola hidup sehat dan bersih (PHBS). Terkait dengan perkembangan para pasien yang terkonfirmasi positif di Rumah Sakit Pratama sudah semakin membaik dan hampir semua tidak mengalami keluhan kesehatan yang berarti,” pungkas Sekdakab Kutai Barat.
Untuk diketahui perkembangan penanganan Covid-19 Kutai Barat hingga Selasa, (05/05) jumlah pasien positif Covid-19 PCR 13 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 9, meninggal 1 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) 219 orang, orang tanpa gejala (OTG) 162 orang, selesai pemantauan 169 orang, proses pemantauan 50 orang dan pelaku perjalanan sudah mencapai 4.781 orang.
Sementara data dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan kecamatan Long Iram pelaku perjalanan mencapai 620 orang, kendaraan berjumlah 357 unit dan pelaku perjalanan 35 orang. Kominfo.
