
Sekdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 di Kutai Barat.kominfo.kutaibaratkab.go.id
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Sudah 18 orang pasien positif Covid-19 di Kutai Barat dan penambahan dua (2) orang terkonfirmasi positif Covid-19 hasil swab alat PCR berinisial KBR 17 laki-laki usia 43 dan KBR 18 laki-laki usia 20, keduanya adalah klaster Ijtima Gowa. Hingga Senin (11/05), pasien terkonfirmasi covid-19 dalam perawatan sebanyak 17 orang dan seorang sudah dinyatakan sembuh, pasien dalam pengawasan (PDP) 9 orang, meninggal 1 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) 219 orang, orang tanpa gejala (OTG) 178 orang, selesai pemantauan 177 orang, proses pemantauan 42 orang serta pelaku perjalanan sudah mencapai 5.796 orang.
Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan, “Saya mohon maaf karena harus membuka bahwa keduanya ini adalah Ustadz yang tentu memiliki umat binaan dan dimohon kejujuran untuk segera melapor dan memeriksakan diri di Puskesmas terdekat atau kerumah sakit umum daerah Harapan Insan Sendawar, yang dalam 14 hari terakhir pernah ada kontak dengan keduanya, agar kita dapat segera memutuskan rantai penyebaran covid-19 ini,” harapnya di Media Center Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Senin, 11 Mei 2020 malam.
Lebih lanjut Sekretaris Daerah menuturkan, “Warga yang merasa dirinya menjalani isolasi agar patuh kepada protokol kesehatan, tidak keluar rumah sebelum waktunya yang sudah ditetapkan selesai,” tegas Sekdakab Kutai Barat.
Semantara menurut Kapolres Kutai Barat AKBP Roy Satya Putra, “Tim Keamanan Pemarintah Kutai Barat sebenarnya sudah melakukan upaya mengantisipasi dan memutus rantai penyebaran Covid-19 ini, namun dalam pelaksanaannya masih banyak ditemukan warga sering berkumpul, tidak memakai masker dan masih banyak warga yang keluar rumah, mengingat ada penambahan kasus positif Covid-19 ini, maka dihimbau kepada masyarakat agar mematuhi aturan atau protokol yang dikeluarkan pemerintah,” tegasnya.
“Dimohon juga kepada seluruh warga agar segera lakukan pemeriksaan jika mengalami sakit demam, batuk dan lainnya di puskesmas terdekat untuk mendeteksi secara dini dan mencegah lebih baik dari pada mengobati serta diharapkan warga dapat disiplin menjaga kesehatan dan staminanya,” tambah Kapolres.
Untuk diketahui data dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti pelaku perjalanan mencapai 482 orang KTP Kutai Barat 122 orang, KTP Luar Kutai Barat 360 orang kendaraan 277 unit. PKM Long Iram 304 orang dan kendaraan 192 unit. PKM Penyinggahan sebanyak 19 orang. Kominfo.
