
Sekdakab Kutai Barat saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. kominfo.kutaibaratkab.go.id
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Tingginya Kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan diri dan disiplin mentaati protokol kesehatan pemerintah adalah senjata paling ampuh untuk melawan wabah Covid-19 ini. Ungkap Sekretaris Daerah Kutai Barat, didampingi Asiten I dan II Setdakab Kutai Barat, Kepala Dishub Kutai Barat, perwakilan Kodim 0912, Polres Kutai Barat, BPBD dan Dinkes Kutai Barat dimedia Center Percepatan Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Selasa, 12 Mei 2020 malam.
Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan, “warga diminta tetap jaga jarak, pakai masker karena sudah terjadi kasus terkonfirmasi positif covid-19 transmisi lokal, jadi mari saling menjaga diri, tidak ada orang lain yang bisa mengamankan diri kita kalau bukan kita sendiri yang memiliki kesadaran dan disiplin mengikuti protokol kesehatan pemerintah, demi keamanan kita semua dengan demikian kita pun mampu melawan serta menghalau wabah Covid-19 ini dari Kutai Barat,”pesannya.
“Bagi masyarakat yang melaksanakan isolasi mandiri agar tidak keluar rumah sebelum masa isolasinya dinyatakan benar-benar aman. Karena jika tidak diindahkan akan ada sangsi dan pasti bermasalah dengan hukum,” Sekdakab mengingatkan.
Terkait sanksi bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan pemerintah, Sekdakab Kutai Barat menanggapi “sebenarnya tidak ada sanksi yang tegas namun kembali kepada kesadaran saja, jika kita sayang dengan diri sendiri, ya harus mengamankan diri bagaimana pun caranya, urusan kesehatan sendiri tidak harus menunggu saksi, kasiankan rekan-rekan keamanan setiap hari dan malam menyampaikan himbauan, pemerintah sudah berusaha maksimal, jika tidak didukung, jangan pula sebarkan isu ada pembiaran dari pemerintah,” pungkasnya.
Update data Selasa (12/05), pasien terkonfirmasi covid-19 dalam perawatan sebanyak 17 orang dan 1 orang sudah dinyatakan sembuh, pasien dalam pengawasan (PDP) 9, meninggal 1 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) 219 orang, orang tanpa gejala (OTG) 194 orang, selesai pemantauan 177 orang, proses pemantauan 42 orang serta pelaku perjalanan sudah mencapai 6.036 orang.
Untuk diketahui data dari posko PKM Kampung Jambuk Kecamatan Bongan dan PKM Dilang Puti pelaku perjalanan mencapai 576 orang KTP Kutai Barat 174 orang, KTP Luar Kutai Barat 402 orang kendaraan 371 unit. PKM Long Iram 252 orang dan kendaraan 115 unit. Kominfo.
