
SENDAWAR– Untuk mempermudah pendataan sumbangan untuk korban banjir dari berbagai Perusahaan, Bupati Kutai Barat FX.Yapan menegaskan supaya dibentuknya posko bantuan satu pintu berpusat di Kabupaten, penegasan ini disampaikan saat rapat koordinasi Pemkab Kubar dengan beberapa Perusahaan, bertempat di Ruang Diklat Lantai 3 Kantor Bupati Kubar, Senin (15/5)pagi.

Selama ini bantuan yang diterima masyarakat disalurkan langsung oleh Perusahaan jadi tidak terdata dengan baik, yang pada akhirnya penyaluran bantuan tidak merata, kalau bantuan bisa satu pintu maka nantinya bisa tersalurkan dengan baik karena Pemkab akan melibatkan Pemerintah Kecamatan dan Kampung yang memang punya data valid tentang korban banjir.
Bupati mengharapkan bantuan nantinya dikoordinir langsung oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang bekerjasama dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan, partisipasi Perusahaan selama ini sangat kami apresiasi karena selalu ikut handil di dalam membantu para korban banjir, dan berterima kasih kerja keras para personil Danramil dan Polsek yang sudah sigap membantu dalam penyaluran.
Sementara Wakil Bupati Edyanto Arkan mengharapkan “kedepan adanya pelatihan untuk penanganan banjir setidaknya 3 bulan sekali, agar koordinasi antar instansi terkait bisa berjalan dengan baik sesuai tugas dan fungsinya”,tegasnya. Lanjut Arkan “Banjir yang melanda Kubar tahun ini diluar perkiraan karena datang mendadak, biasanya banjir terjadi akhir tahun tapi tahun ini di pertengahan tahun, ini memang menjadi pengalaman berharga buat BPBD untuk selalu sigap dan tanggap dalam penanganan bencana, Camat juga saya himbau untuk berperan aktif dalam memobilisasi masa apabila terjadi bencana, selalu terkontrol keadaan, laporkan segera secara cepat, agar data setiap kecamatan bisa terupdate”.(hms36)
