
(Tiga dari kiri) Bupati Kutai Barat, Saat serahkan BLT-DD. Foto : Lilis Sari (Diskominfo)
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kutai Barat dalam meringankan beban masyarakat, Bupati Kutai Barat menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap 4 secara simbolis di Kecamatan Barong Tongkok sekaligus meresmikan Jalan Jerambah (Titian Ulin) Sawah Ketilamp dan Sawah Berang dengan Volume 2 × 1200 m di Kampung Geleo Baru. Selasa 14 Juli 2020.
Bantuan tersebut diserahkan Bupati tersbut untuk warga kampung Ngenyang Asa, Gemuhan Asa dan Kampung Geleo Baru kecamatan Barong Tongkok. Sekaligus meninjau langsung kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang berada di Kampung Ngenyang Asa dan Gemuhan Asa. Didampingi Assisten II Setdakab Kutai Barat Ayonius, Kepala DPMK Faustinus Syaidirahman, Camat Barong Tongkok Denasius, dan Direktur Bank BPD Asrar sayuti saeni.
Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan, bahwa penyerahan BLT tahap 4 dengan jumlah Kader Pembangunan Manusia (KPM) sebanyak 94 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah sebesar 300 ribu rupiah dan di Kutai Barat keseluruhan anggaran penyaluran BLT dari tahap 1- 4 sebesar 253, 8 juta rupiah yang bersumber dari Dana Kampung.
“Saya selaku Kepala Daerah meminta bantuan ini benar-benar tepat sasaran terutama yang membutuhkan dan yang terdampak akibat Pandemi Covid 19 ini,” terangnya.
Ia juga menghimbau kepada seluruh KPM yang menerima bantuan tersebut bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Khususnya untuk meringankan kebutuhan pokok pangan sehari-hari. “Saya tekankan kepada Pemerintah Kampung agar jangan bermain-main dengan dana desa. Sekali lagi saya ingatkan untuk berhati-hati,” tegasnya.
Lebih lanjut diterangkannya terkait pembangunan infrastruktur jalan desa dapat memberikan dampak positif, maka peresmian pembangunan Jalan Jerambah di Kampung Geleo Baru yang dilaksanakan sejak tahun 2018 bersumber dari Dana Kampung Tahun Anggaran 2018, 2019 dan 2020, dengan volume jalan yang berukuran lebar 2 meter dan panjang 1200 meter dengan serapan anggaran mencapai sebesar 1,7 milyar rupiah lebih.
“Saya harap jalan ini dapat memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat terutama dalam meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat dibidang ekonomi dan sosial,” harapnya.
“Mengingat peran yang cukup strategis keberadaan jalan ini merupakan infrastruktur publik yang harus dijaga bersama sehingga masa waktu pemakaian badan jalan ini dapat dirasakan manfaatnya dalam jangka waktu yang panjang,” pungkasnya.
Penulis : Lilis Sari, Editor : Hermanto Y
