
Sekdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di media center penanganan Covid-19 Kutai Barat. Foto: Andreas (Diskominfo).
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Tim Satgas Kutai Barat kembali mengumumkan perkembangan Covid-19 di Kutai Barat data hari Kamis,(08/10), Secara kumulatif kasus suspek sebanyak 291 orang, kasus probable 3, kasus terkonfirmasi sebanyak 160 orang, pasien dalam perawatan di rumah sakit 3 orang, isolasi mandiri 19 orang, selesai isolasi (sembuh) 136 orang, kasus kematian 3 kasus, kontak erat 1.221 orang, jumlah spesimen 1.489 spesimen dan pelaku perjalanan mencapai 41.553 orang dan kasus discarded 1.103 orang.
Sekdakab Kutai Barat Ayonius menjelaskan, “hari ini telah dilakukan rapid Test masal sebanyak 232 orang dengan rincian 117 orang di Kecamatan Damai dan 115 orang dalam wilayah Kecamatan Barong Tongkok oleh tim kesehatan dan UPT Puskesmas wilayah setempat,” ungkap Sekdakab Kutai Barat didampingi, Kadis Kesehatan Kutai Barat, perwakilan Polres, TNI Kutai Barat dan BPBD Kutai Barat di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Kamis, 8 Oktober 2020.
“Hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) ada penambahan 2 kasus yang terkonfirmasi Positif Covid-19 yakni; KBR 159, Laki-laki, usia 48 tahun, dengan status Asimptomatik, jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Melak, dan KBR 160, Laki-laki, usia 48 tahun, dengan status Asimptomatik, jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Muara Lawa,” jelasnya.
Lebih lanjut Sekdakab Kutai Barat menerangkan, “hari ini juga ada penambahan pasien Covid-19 dinyatakan selesai isolasi (Sembuh) sebanyak 3 orang, yakni: KBR 131, Laki-laki, usia 36 tahun, dengan status Suspek, jalani isolasi mandiri berasal dari Kecamatan Bongan, KBR 132 Laki-laki, usia 35 tahun, dengan kasus Suspek jalani perawatan di RS Pratama, asal kecamatan Damai dan KBR 133, Perempuan, usia 47 tahun, dengan status Asimptomatik, jalani isolasi mandiri di wisma Atlit Kutai Kartanegara, berasal dari Kecamatan Penyinggahan.”
“Untuk mengantisipasi penambahan kasus terkonfirmasi postif Covid-19, masyarakat diingatkan tidak meninggalkan rumah jika tidak perlu, jangan bekerja bila kurang sehat dan teruslah tingkatkan kewaspadaan,”tegasnya.
Pelaku perjalan dari zona merah agar disiplin melaksanakan isolasi mandiri, dan melaporkan diri bila memiliki kontak dengan pasien terkonfirmasi positif covid-19 dipusat layanan kesehatan terdekat. “Mari patuhi ini dengan komitmen yang kuat, selalu menerapkan protokol kesehatan terutama lakukan 3M, seperti; selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan air yang mengalir, dan menjaga jarak fisik (Physical Distancing), untuk mencegah penularan Covid-19,”pungkasnya.
Penulis: Andreas, Editor : Hermanto
