
Petugas kesehatan, saat melakukan pengambilan sampel Swab. Foto: Donni (Diskominfo)
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Menindaklanjuti hasil tracing dari pemeriksaan rapid test yang digelar pada beberapa perangkat daerah. Tim kesehatan Satgas Covid-19 Kutai Barat dari Dinas Kesehatan melaksanakan swab test terhadap 21 orang yang dinyatakan reaktif ketika dilakukan rapid test. Pemeriksaan dipusatkan di Alun-alun Itho Sendawar. Jumat, 6 November 2020.
Kasi Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Menular, dr. Rafaela Wisdafiesta mengatakan, swab test yang digelar adalah hasil tracing melalui pemeriksaan rapid tes terdahulu dan beberapa orang yang kontak erat berdasarkan informasi surveilans dari puskesmas dan telah disetujui untuk menjalani swab test.
setelah pengambilan spesimen, nantinya spesimen tersebut akan dikirimkan ke Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur. Untuk dilakukan pemeriksaan di Laboratorium Kesehatan Provinsi atau di Rumah Sakit Umum Daerah Wahab Sharajanie Samarinda sesuai ketersediaan logistik.
“Untuk hari ini, sampel yang digunakan akan diperiksa dengan metode PCR. Jadi teman-teman yang kita swab. Spesimennya kita kirim ke Dinas Kesehatan Provinsi, supaya dapat diperiksa dalam waktu rentang tiga sampai tujuh hari untuk diketahui hasilnya,” terangnya.
Selain itu dr. Rafaela Wisdafiesta juga menerangkan bahwa swab tes yang dilakukan tadi. bisa dikatakan sebagai pemeriksaan massal. Karena sample yang terkonfirmasi reaktif berasal dari gabungan perangkat daerah yang telah menjalani rapid test. Serta kapasitas minimal dalam pengiriman sesuai mekanisme yaitu 10 sample.
“Karena spesimen yang dikirim mengikuti mekanisme dari dinas kesehatan provinsi kalimantan Timur. Maka samplenya harus grouping (kolektif), jadi samplenya tidak dikirimkan satu-persatu. Jadi selama ini mekanismenya paling tidak, lebih dari 10 sample. Baru kita bisa kirimkan ke provinsi. Mencegah supaya tidak tercecer dengan sampel kabupaten kota lainnya,” Jelasnya.
Penulis: Donni, Editor: Hermanto
