
Sekdakab Kutai Barat, saat konferensi pers di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat.. Foto: Renaldi (Diskominfo).
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, “Perkembangan kasus Covid-19 di Kutai Barat kasus suspek sebanyak 365 orang, kasus terkonfirmasi sebanyak 483 orang, kasus probable 5, pasien dalam perawatan di rumah sakit 12 orang, isolasi mandiri 104 orang, selesai isolasi (sembuh) 361 orang, kasus kematian 6 kasus, kontak erat 2.085 orang, jumlah spesimen 3.810 spesimen dan pelaku perjalanan 41.696 orang dan kasus discarded 2.014 orang,” ungkap Sekdakab Kutai Barat di Media Center Penanganan Covid-19 Kutai Barat. Selasa, 22 Desember 2020.
Lebih lanjut Sekdakab Kutai Barat Ayonius menjelaskan, “Pada hari ini (22/12) ada berita duka seorang kasus terkonfirmasi positif Covid-19, dilaporkan meninggal di RS Pratama yakni; KBR 469, Laki-laki umur 43 tahun dengan status awal Suspek berasal dari Kecamatan Damai dan dimakamkan dengan protokol Covid-19,” jelasnya.
“Pada hari ini pula ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 9 kasus dan masih melakukan isolasi mandiri, terdiri dari ; 6 orang berasal dari Kecamatan Melak, 3 orang lainnya berasal dari kecamatan Muara Lawa, kecamatan Linggang Bigung, dan kecamatan Jempang,” tegasnya merinci.
Kasus terkonfirmasi positif Covid 19 di Kutai Barat secara komulatif sudah mencapai angka 483 kasus, dengan 6 kasus yang meninggal, maka kewaspadaan harus ditingkatkan tapi tidak panik, guna memutus mata rantai penularan penyebaran Covid 19.
“Masyarakat jangan pernah lenggah dari Covid-19 yang setiap saat dapat mengancam kita, jika sedang sakit flu maka sebaiknya dirumah saja, hindari kontak fisik atau bersalaman, tidak berkumpul melebihi dari 30 orang,” tegas Sekdakab Kutai Barat.
Sekdakab Kutai Barat menambahkan, “jika dilihat penyebaran virus ini, dapat melalui droplet atau cairan bahkan virus ini bisa bertahan di udara bebas dan benda-benda yang telah terkontaminasi oleh penderita, maka dapat dipastikan kita semua amat sangat rentan untuk terpapar, oleh karena itu kepada masyarakat Kutai Barat diingatkan selalu mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan,”pesannya mengimbau.
“Mari patuhi Protokol kesehatan yang ada, dan terus menerus untuk bersama – sama menangani ini agar terhindar dari penularan COVID 19, tetap patuhi protokol kesehatan, dengan selalu menerapkan 4 M (Mencuci Tangan dengan sabun, Menggunakan Masker, Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan), untuk mencegah penularan Covid-19,” pungkasnya.
Penulis: Renaldi, Editor : Hermanto
