
Para guru ikuti kegiatan pelatihan, Foto: Edi Humas Kemenag Kutai Barat.
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dampak terhapusnya Ujian Nasional (UN) dan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN), kebijakan pelaksanaan ujian dilaksanakan secara mandiri dimana guru dituntut kreatif untuk menghasilkan anak didik yang berkualitas. Rabu (03/03).
Kepala Kementrian Agama Kutai Barat HM.Izzat Solihin menyatakan, dengan ditiadakannya ujian maka pembuatan soal ujian dilakukan secara mandiri. Dimana 3 guru Madrasah Kutai Barat telah mengikuti bimbingan penyusunan soal ujian tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) diakhir bulan Februari 2021 lalu.
Ketiga guru tersebut yakni dari MTS Negeri diikuti Ajidah dan Umi Nazula. Sementara dari MAN diikuti Indriatuti Tri Ruspitasari. Setelah mengikuti bimbingan tersebut, para guru yang telah mendapatkan Informasi berikutnya melakukan sosialisasi dalam tajuk kegiatan serupa pada guru madrasah yang ada di Kutai Barat.
“Oleh karena itu sudah seharusnya siswa Madrasah Kutai Barat dapat unjuk prestasi tentu melalui bimbingan para guru. Dan berikanlah soal kepada anak-anak kita, sesuai perkembangan dan kemampuan mereka yaitu dalam pembuatan soal harus disesuaikan dengan petuntuk teknis dan kisi- kisi sesuai ketentuan secara umum. Dalam arti bobot soal MA jangan diberikan kesiswa yang masih MI atau MTs begitupun sebaliknya,”jelasnya.
“Ajak anak berpikir kreatif dalam menerjakan soal. Sajikan dengan dengan tepat serta mudah di cerna untuk menjawabnya,” ungkap Kepala Kemenag Kabupaten Kutai Barat dalam membuka kegiatan bimbingan teknis penyusunan soal ujian Madrasah tingkat MTs dan MA se-Kutai Barat,”tambahnya.
Dikatakannya lebih lanjut, era saat ini Madrasah dituntut untuk lebih aktif, dalam peningkatan mutu pendidikan. Dimana tidak hanya dituntut mengingat ilmu pendidikan saja, namun juga diajak untuk dapat berpikir kritis dalam menjawab soal ujian.
“Banyak siswa-siswi Madrasah telah dapat menunjukkan prestasinya hingga tingkat nasional bahkan Internasional. Dan prestasi itu tidak mudah untuk mendapatkannya, tentu ada perjuangan susah payah dalam meraihnya. Namun dengan kegigihan dan ketelatenan tentu akan membuahkan hasil sesuai yang kita inginkan. Maka Ujian ditahun 2021 ini dari kita, oleh kita dan untuk kita bersama,” pungkasnya.
Penulis: Lilis, Editor: Hermanto
