180 Orang Calon Kepala Desa dari 52 Kampung dan 15 Kecamatan Di Kutai Barat Ikut Pilkades

(Depan, Dua dari kanan) Sekdakab Kutai Barat, saat meninjau Pelaksanaan Pilkades Serentak. Foto: Lilis (Diskomifo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kutai Barat memantau langsung pelaksanaan pemilihan petinggi serentak se-Kabupaten Kutai Barat tahun 2021 yang tersebar di 15 Kecamatan dan 52 Kampung. Dan berharap Kepala Kampung yang terpilih dapat memberi contoh dan berprinsip dalam membangun Kutai Barat sesuai moto Kutai Barat ‘Hari esok menjadi lebih baik dari pada hari ini’.Rabu (10/03).

“Hari ini kita memantau pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkadas) serentak di 6 kampung yaitu Sekolaq Joleq, Sumber Sari, Rejo Basuki, Jengan Danum, Cempedas dan Kampung Lotaq terakhir, Diharapkan Kepala Kampung yang terpilih dapat memberi contoh dan berprinsip dalam membangun Kutai Barat,” ungkapnya didampingi Kepala Dinas DPMK Faustinus Syaidirahman, Kepala Dinas Kesehatan Ritawati Sinaga, Kepala Dinas Perhubungan Rakhmat, Kepala Satuan Satpol PP Nadisius, Perwakilan BPBD Daud Budiman dan para camat beserta perwakilan TNI Kodim 0912/KBR dan Waka Polres Kutai Barat N. Wijana.

Dijelaskan Sekdakab Kutai Barat, Pilkades yang dilaksanakan secara serentak ini merupakan pertama kali di Kabupaten Kutai Barat. Dengan jumlah Calon Kepala Kampung yang berkompetisi sejumlah 180 calon dari 52 Kampung dan 15 Kecamatan yaitu sebanyak  3.890 Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari 87 Tempat Pemunggutan Suara (TPS).

“Sebenarnya ada 181 calon petinggi tetapi ada satu yang meninggal dunia menjadi 180 calon. Dan dari 190 Kampung 16 Kecamatan di Kabupaten Kutai Barat, hanya Kecamatan Nyuatan yang tidak melaksanakan pemilihan petinggi tahun ini,” terangnya.

“Semoga pemilihan ini dapat sukses, jika dilihat antusias masyarakatnya cukup tinggi dan pelaksanaan Pilkades berjalan dengan baik, tertib  dan aman, sesuai dengan protokol kesehatan. Kami juga telah melakukan sosialisasi dan masyarakat sadar akan demokrasi sehingga puji Tuhan, tidak ada kendala dalam pelaksanaan pemilihan petinggi ini,”tegasnya.

Ditambahkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Faustinus Syaidirahman bahwa dalam pemilihan kepala kampung serentak ini, setelah penetapan pemenang, lalu berikutnya akan diajukan ketingkat kabupaten kemudian dijadwalkan pelaksanaan pelantikan serentak pada tanggal 5 April 2021 mendatang.

“Semoga hasil pemilihan hari ini tidak ada yang bermasalah, terutama setelah penghitungan terakhir tidak ada protes sehingga tidak menjadi penghambat dalam pelantikan nantinya dan semua dapat berjalan dengan ketentuan yang ada,” harapnya.

Terkait ketertiban prokes menurut Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat Ritawati Sinaga menjelaskan, pelaksanaan kegiatan pilkades ini sudah mengikuti standar protokol kesehatan yakni; 3M (Mencuci tangan, Menjaga Jarak dan Memakai Masker).

Lebih lanjut dijelaskannya, disetiap TPS sudah disediakan tempat mencuci tangan, handsanitizer, tisu serta sarung tangan sekali pakai dan pengecekan suhu tubuh dimana bagi pemilih yang suhu tubuhnya tinggi akan ditempatkan di TPS khusus, demikian juga sudah diatur jarak tempat duduk pemilih secara bergiliran memasuki TPS agar tidak ada yang berkerumun.

“Selain itu juga dalam pelaksanaannya panitia memprioritaskan para lansia dan ibu hamil untuk memilih terlebih dahulu. Dan bagi yang membawa anak ke TPS maka anak tersebut akan menunggu diluar,”pungkasnya.

 

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id