
Kepala Distan Kutai Barat, simbolis menyerahkan bantuan pupuk cair. Foto: Firdaus (Dinkominfo)
KOMINFOKUBAR, SENDAWAR Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pertanian membagikan Pupuk Hayati Cair geratis bagi petani dalam rangka mendukung ketahanan pangan di Kutai Barat. Pemberian pupuk ini diperuntukan bagi 60 kelompok tani yang berada di 11 Kampung dengan luasan lahan pertanian mencapai 2.325 hektar. Penyerahan secara simbolis Pupuk Hayati cair tersebut, berlangsung di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Linggang Bigung Kampung Linggang Mapan di Kecamatan Linggang Bigung. Senin (20/09).
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kutai Barat Petrus menyampaikan, terima kasih kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) yang ikut mendukung program pemerintah daerah dalam pertanian dan perkebunan, bantuan berupa Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), Bibit Lada untuk 50 hektar, Pupuk Cair Hayati dan pembukaan jalan tani, ini semua berkat koordinasi dan kolaborasi dalam mendukung ketahanan pangan Kutai Barat.
“Kepada kelompok tani agar menyusun rencana kerja dari petani setiap tahunnya sehingga Distan dan BPP tau kebutuhan petani, ini merupakan bentuk kerjasama karena Distan dan Petani tidak bisa jalan sendiri perlu adanya kerjasama,” Harapannya berpesan.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Ekti Imanuel menjelaskan, pembagian pupuk cair ini merupakan bentuk ucapan terima kasih kepada masyarakat dan mendukung program pemerintah daerah dalam memajukan pertanian dalam ketahanan pangan. Melalui pokok pikiran (pokir) tahun 2020, memasukan anggaran melalui bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kutai Barat dan terus berproses sehingga sekarang disalurkan melalui Dinas Pertanian Kutai Barat.
“Dengan adanya pupuk cair ini, masyarakat terutama kelompok tani yang berada di Kecamatan Linggang Bigung dapat memanfaatkannya dengan baik, jika pendistribusian dan pemanfaatan pupuk dapat berjalan sukses maka di tahun 2022 jumlah pupuk akan kita tingkatkan untuk petani di Kutai Barat,” jelasnya berharap.
Dengan pupuk organik cair ini diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi pertanian para petani, Pupuk cair hayati tidak hanya digunakan tanaman kebun tetapi juga untuk tanaman pangan dan juga hortikultura.
Penulis: Firdaus, Editing: Hermanto
