
Kegiatan Vaksin di Kecamatan Jempang. Foto: Andreas (Dinkominfo)
KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Untuk menciptakan herd Immunity ditengah pandemi Pemerintah Kutai Barat terus berupaya melalui dinas terkait, dengan percepatan vaksinasi mulai dari pusat kota Kabupaten hingga kedaerah-daerah terpencil, salah satunya melalui Puskesmas Tanjung Isuy Kecamatan Jempang yang melaksanakan vasksinasi jenis Sinovac kepada 300 warga dengan usia dewasa dan lansia serta 100 vaksinasi untuk Anak-anak usia 12-17. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kecamatan Jempang Kabupaten Kutai Barat. Selasa (12/10)
Kasi Pemerintahan Setiawan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah daerah terutama satuan tugas penanganan Covid-19 kabupaten dan kecamatan yang telah menyediakan jenis Vaksin kepada anak-anak usia sekolah terutama pada saat ini sudah dimulainya sekolah tatap muka. “Upaya dilakukakannya vaksinasi saat ini, selain untuk kekebalan atau imunitas setiap orang juga dapat membantu orang tua wali siswa dan siswa agar merasa tidak kawatir selama melaksanakan kegiatan belajar mengajar seperti biasanya dan terbatas,” jelasnya
Terima kasih pula kepada para tenaga kesehatan yang bertugas melaksanakan kegiatan vaksinasi pada hari ini sehingga segala kegiatan publik bisa segera berjalan seperti biasa. Menurutnya untuk warga masyarakat kecamatan Jempang sampai hari ini terdata sebanyak 3.606 orang yang sudah divaksin.
Ia juga memberikan apresisiasi kepada masyarkat yang sangat antusias untuk mengikuti kegiatan vaksin hari ini, untuk masyarakat kecamatan Jempang yang masih belum dan tidak sempat mendapatkan jatah vaksin pada hari ini, supaya tidak kawatir karena akan disediakan secepatnya.
“Vaksinasi ini wajib bagi setiap warga masyarakat di masa pandemi ini, untuk masyarakat di kecamatan Jempang yang belum vaksin akan segera mendapatkan vaksin, dan tidak perlu takut karena saat ini semua jenis vaksin sudah melewati uji klinis serta persetujuan BPOM dan LPPOM MUI sehingga sudah aman walaupun ada beberapa efek samping yang berbeda bagi setiap orang dan masih dalam batas normal,” pungkasnya.
Penulis: Andreas, Editor: Hermanto
