
SENDAWAR – Setelah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 60 hari di Kubar, Mahasiswa KKN yang tersebar di 4 Kecamatan Barong Tongkok, Damai Nyuatan dan Sekolaq Darat dan ditempatkan di 7 kampung, diantaranya Kampung Asa, Ombau Asa, Sri Mulyo, Mendika, Temula, Sembuan dan Dempar. 83 Mahasiswa dari Universitas Mulawarman Angkatan 43 tahun 2017 hari ini resmi berakhir dan dilepas secara langsung oleh Bupati FX Yapan SH di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat untuk selanjutnya kembali melanjutkan perkuliahan, Kamis (31/8).
Lebih lanjut Bupati Kubar FX Yapan SH menuturkan, atas nama Pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat saya mengucapkan terima kasih kepada para Mahasiswa KKN yang kurang lebih selama dua bulan ini telah memberikan sumbangsih pengetahuan akademis, kepedulian sosial, serta dukungan materiil dan fisik. Semoga seluruh karya adik-adik dapat berdaya dan berhasil guna bagi kemajuan pengembangan pendidikan tinggi Unmul dan pembangunan sosial kemasyarakatan.
Setelah melewati kurang lebih 60 hari hidup bersama masyarakat Kutai Barat, bersosialisasi dan melaksanakan ragam padat karya. Tentu saja adik-adik sekalian telah mendapatkan banyak pembelajaran, terlebih dengan total 83 mahasiswa yang disebar pada 7 kampung pada 4 kecamatan wilayah Kutai Barat. Tentunya dalam keseharian adik-adik bersama warga masyarakat dihadapkan dengan tantangan akademis yaitu bagaimana implementasi teoritik yang diperoleh dari bangku studi perguruan tinggi dengan kehidupan realita sosial masyarakat hingga nilai sosial, budaya dan norma yang berlaku di tengah masyarakat.
Bupati juga berpesan agar segala sesuatu yang diperoleh dapat memperkaya khasanah budaya, memperluas wacana hingga menyempurnakan ilmu pengetahuan disiplin ilmu yang adik ampu baik dari ilmu sosial politik, ilmu kehutanan, ilmu ekonomi, FKIP, Matematika, Kesehatan Masyarakat, Ilmu Budaya, Perikanan dan Kelautan, Hukum dan Pertanian. Ragamnya latar belakang pendidikan ini jika dikontribusikan pada tataran pembangunan Kutai Barat tentu saja akan menjadikan masukan dan saran yang berarti dalam mensukseskan pembangunan. Sebagai generasi penerus bangsa dan bagian dari kaum intelektual. Jelas sekali bahwa saudara memegang peranan penting dalam pembangunan. Dengan usia produktif ini saya menaruh harapan besar kepada adik-adik sekalian bahwa selepas mengakhiri studi di perguruan tinggi. Adik-adik sekalian sebagai putera dan puteri daerah dapat kembali ke daerah untuk menerapkan profesionalitas, keahlian, keterampilan adik dalam membangun dan memajukan daerah.
Perlu kita ketahui bersama bahwa patutlah kita berbangga dan berbahagia karena dalam kesempatan yang baik Pemerintah Kabupaten Kutai Barat telah menjalin kerjasama yang baik dengan Universitas Mulawarman dan melalui program KKN ini telah diperoleh wujud sinergitas yang konkrit dan nyata. Dan ini diimplementasikan pada 15 hasil Kegiatan yang meliputi Bidang Pendidikan, Bidang Administrasi dan Pemerintahan, Bidang Sosial dan Budaya, Bidang Ekonomi, Bidang Kesehatan, Bidang Pertanian, Perikanan serta di Bidang Sarana dan Prasarana. Kegiatan ini menjadi hal yang sangat berguna bagi masyarakat setempat.
Terutama bagi pembangunan di 4 kecamatan yaitu kecamatan Damai, Nyuatan, Barong Tongkok dan Sekolaq Darat. Seluruh hasil karya adik-adik sekalian membantu upaya percepatan pembangunan. Hubungan simbiosis mutualisme pihak akademisi dan pemerintah inilah yang kiranya dapat senantiasa terus dipelihara. Dari sinergi dan kerja bersama inilah kita senantiasa membangun negara Indonesia pada umumnya dan provinsi Kalimantan Timur pada khususnya.(hms10)
