
SENDAWAR – Bupati Kutai Barat, FX Yapan, hadri ditengah ribuan masyarakat Kubar saat menghadiri Perayaan Natal Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII-I) Jemaat Sekolaq Darat, Kamis, (14/12) malam.
Dalam sambutannya Bupati Kubar FX Yapan berharap agar GKII pada umumnya dan GKII Jemaat Sekolaq Darat khususnya dapat terlibat dan terjun langsung secara aktif untuk menjadi garam dan terang di masyarakat, bangsa dan negara.
“Kodrat jemaat disini adalah melakukan peran dan tanggung jawab dalam komitmennya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta sikap, komitmen,” jelasnya.
Serta keberpihakan kepada masyarakat. Utamanya kehidupan menggereja ini juga dapat dimaknai secara mendalam dalam peran jemaat sebagai agen perubahan dan agen kontrol sosial.
“Bahwasannya sebagai umat Allah dan pelaku pembangunan saya harap kita semua tanpa terkecuali mau dan mampu berubah menjadi pribadi yang lebih baik, dan mau terlibat dalam karya bakti hidup yang lebih nyata, dan ini untuk membangun kepeloporan dan kepemimpinan seperti yang diharapkan,” ujar Bupati
Bupati menambahkan kedepan Pihak Gereja juga harus dituntut untuk aktif berkarya. Seperti manfaatkanlah program-program Pemkab Kubar yang ada di Perangkat Daerah (PD).
Diantaranya bantuan bibit tanaman, bibit ikan, bantuan penyertaan modal dan koperasi serta lain sebagainya. Dengan memanfaatkan dari bantuan-bantuan tersebut dapat dikelola hingga menjadikan pemasukan bagi kas Gereja. Dimana dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan Gereja, baik Natal maupun Paskah atau lainnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Jakaria menambahkan dengan diadakannya Natal ini untuk mengenang peristiwa lahirnya Yesus Kristus ke dunia sebagai bentuk kasih sayangnya kepada umat di dunia.
Adapun Tema Beritakanlah Kasih Allah Kepada Dunia (Yohanes 3:16) dengan Sub Tema Dengan Semangat Natal GKII Bangkit Untuk Menjadikan Berkat dan Memberkati Dunia Dengan Kasih Kristus (Yesaya 60:1).
Dengan tujuan salah satunya mengaktualisasikan iman dan pengharapan hidup sebagai bentuk ketaatan sebagai umat serta menumbuhkan dan mempererat rasa persaudaraan, rasa persatuan diantara jemaat, ujar Jakaria. (ADV/hms 19/NAW).
