
Kepala DP2KBP3A Dr Sukwanto saat membuka dan memberikan arahan pada rapat Audit Kasus Stunting Tahap Kedua Tahun 2022. Foto : Andreas (Diskominfo).
Kominfokubar-Sendawar. Salah satu langkah strategis pelaksanaan strategi nasional percepatan penurunan stunting Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kutai Barat menggelar kegiatan Audit Kasus Stunting Tahap Kedua Tahun 2022 . Dibuka langsung Kepala DP2KBP3A Dr Sukwanto di Ruang Diklat Kantor Bupati Lantai III. Selasa (20/12/2022).
Dalam sambutan tertulis Bupati Kutai Barat FX Yapan SH yang dibacakan Kepala DP2KBP3A Dr Sukwanto mengharapkan, dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat mendukung Penurunan Stunting di Kutai Barat sesuai dengan target nasional yakni 14 persen.
“Empat Kecamatan menjadi target Audit Kasus Stunting Tahap pertama Kecamatan Melak, Barong Tongkok, Sekolaq Darat dan Damai di pilih dari data berisiko stunting Calon Pengantin/Pasangan Usia Subur Sebanyak dua orang, Ibu Hamil Sebanyak dua orang, dan Ibu Pasca Persalinan dua orang serta Data Balita dan Baduta Stunting tujuh orang yang diambil dari kasus di wilayah Kutai Barat berdasarkan analisis Data Elsi Mil, G-FORM dan E PPGBM, untuk dikaji serta diberikan rekomendasi untuk rencana tindak lanjut oleh para Tim Pakar/Kajian Audit Kasus Stunting”. ungkapnya
Secara khusus Bupati menyampaikan pesan dan harapan dalam kegiatan Percepatan Penurunan Stunting. Kiranya kita tetap fokus dengan Rekomendasi Rencana Tindak Lanjut yang telah kita sepakati sebelum nya, oleh sebab itu seluruh OPD dan pihak terkait lainnya dapat mendukung penuh hal tersebut.
“Marilah kita mengutamakan pencegahan stunting di “Hulu” yang dimulai dari remaja, calon pengantin. PUS dan ibu hamil. Tentunya dengan kita mampu mengidentifikasi penyebab risiko pada kelompok sasaran maka hal tersebut menjadi upaya pencegahan, penanganan kasus dan perbaikan tata laksana pada kasus yang serupa.” Jelasnya.
Sebelum menutup arahannya Bupati tak jemu-jemunya mengajak kita semua dapat memberikan kontribusi nyata untuk mendukung program audit kasus stunting ini sehingga penurunan angka stunting yang menjadi target kita bersama dapat tercapai.
“Kedepannya saya juga berharap dapat dipublikasikan angka penurunan stunting Kutai Barat Tahun 2021 dari hasil rapat koordinasi lanjutan Sinkronisasi Data Stunting Kutai Barat 2021 yang sudah dirilis di Tingkat Nasional sumber dari SSGI 2021. Sekali lagi semoga dapat terlaksana Tim Percepatan Penurunan Stunting dengan sinergitas yang baik antara TPPS Kabupaten, TPPS Kecamatan, TPPS Kampung dan TPPS Kelurahan. “Pungkasnya.
Penulis : Andreas. Editor : E.Akin.
