
Plt. Assisten III Sahadi didampingi Yonavia menyanpaikan sambutan pada Puncak Upacara adat kwangkai dikampung Tanjung Isuy Sabtu (06/05/2023). Foto : Andreas.
Kominfokubar-Tanjung Isuy. Kampung Tanjung Isuy melaksanakan Puncak Upacara adat kwangkai yang memiliki arti penting bagi masyarakat adat, dimana upacara adat kwangkai merupakan upacara adat terakhir/upacara puncak kematian sebagai penghormatan kepada anggota keluarga yang sudah meninggal dunia yakni Almarhum Petrus Patin. Plt Asisten III Sahadi menghadiri kegiatan Puncak Acara tersebut, Dalam kesempatan yang sama juga turut hadir Turut hadir Anggota DPRD Kutai Barat Mahyudin, Kadis Ketapang Dr Rion, Direktur PDAM Kutai Barat Untung Surapati, serta Yonavia yang merupakan Ketua Kwarcab Kutai Barat, sekaligus selaku Ketua Persani dan Srikandi Kutai Barat, Camat Jempang, Lembaga Adat, Petinggi Tanjung Isuy Sabtu (06/05/2023)
Dalam sambutan tertulis Bupati FX Yapan SH yang dibacakan Plt Asisten III Sahadi menyampaikan Pemkab Kutai Barat menyambut baik dilaksanakannya upacara adat semacam ini, karena merupakan wujud nyata upaya penyelenggaraan pemeliharaan adat istiadat yang merupakan warisan leluhur nenek moyang kita dan sebagai upaya menjaga keutuhan keharmonisan antar warga.
“Selain menggiatkan pelestarian adat istiadat dan seni budaya lokal, saya juga mengharapkan adanya perhatian pada pemanfataan potensi lokal daerah yang dimiliki baik di sektor pariwisata, pertanian, peternakan dan sektor lainnya yang di anggap berpotensi untuk menambah nilai PAD yang dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat kampung. Tentu hal ini membutuhkan komitmen kuat yang di dasari oleh sinergitas komunikasi dan koordinasi antara masyarakat, pemerintah kampung, pemerintah kecamatan hingga pemerintah daerah melalui perangkat daerah terkait.” Harapnya.
Dalam upacara adat seperti ini yang banyak memaknai kehidupan dengan memperkokoh unsur solidaritas dan saling menghargai akan adanya hubungan dan komunikasi yang positif antar warga masyarakat yang juga merupakan cerminan dari intisari Pancasila yaitu gotong royong.
Bupati juga mengajak seluruh warga masyarakat menjaga kekompakan dan persatuan yang ditunjukkan dalam acara tersebut, akan juga menjadi salah satu unsur pendukung suksesnya pembangunan berkelanjutan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman. Sebab dengan kesatuan tekad dan langkah yang tinggi terhadap penyelenggaraan pemerintahan akan mewujudkan Hari Esok Kutai Barat Lebih Baik Daripada Hari Ini. pungkasnya.
Penulis : Andreas. Editor : E. Akin
